Sabtu, 08 Agustus 2020 16:54

​Percepat Pembahasan Raperda RDTR, DPRD Wacanakan Undang Tim Kementerian ATR

Senin, 22 Juni 2020 18:40 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Habibi
​Percepat Pembahasan Raperda RDTR, DPRD Wacanakan Undang Tim Kementerian ATR
Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka mempercepat pembahasan Raperda RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) empat kecamatan di Kabupaten Pasuruan yang sudah diusulkan oleh eksekutif, kalangan dewan berinisiatif mencari alternatif. Yakni dengan mengundang tim dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI.

Hal tersebut disampaikan oleh Daniel Yusuf, Anggota Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan. Politikus PKB ini menilai bahwa draf usulan Raperda RDTR Kabupaten Pasuruan, sejatinya sudah diajukan ke Kementerian ATR untuk diIakukan peninjauan. Akan tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan, akibat adanya pandemi Covid-19.

"Kita sudah rapat dengan Bappeda bersama tim TP4D mempertanyakan perkembangan pembahasan 4 raperda sejauh mana perkembangannya," jelasnya.

Dari keterangan yang disampaikan oleh Bappeda saat rapat, lanjut Daniel, ternyata terkendala wabah Covid-19, sehingga pembahasan di tingkat pusat belum bisa dilakukan.

Maka dari itu, pihak DPRD Kabupaten Pasuruan mengusulkan kepada Pemkab Pasuruan untuk mengundang tim dari Kementerian ATR. Tujuannya agar progress pembahasan bisa cepat.

Terpisah, Anggota Komisi III H. Arifin menilai usulan mengundang tim dari Kementerian ATR sebagai langkah yang terlalu tergesa-gesa. Mengingat, saat ini kondisi ekonomi nasional sedang lesu imbas pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai.

"Lebih baik saat ini kita lebih konsentrasi pada kegiatan sosial yang bisa meringankan beban rakyat kecil. Spa ada investor yang mau menanamkan modalnya di saat wabah seperti ini?," tandasnya.

Adapun untuk diketahui, Pemkab Pasuruan telah mengajukan 4 Raperda RDTR Kecamatan Wonorejo, Pandaan, Gempol, dan Grati pada tahun 2019 lalu ke DPRD untuk dibahas menjadi perda. Namun hingga kini belum juga rampung, sehingga dampaknya para investor yang ingin berinvestasi kelimpungan karena tidak ada kepastian. (bib/par/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...