Minggu, 29 November 2020 00:19

​Dirayu Dapat Uang untuk Main PS, Bocah SD di Jember Ikut Curi Motor

Jumat, 05 Juni 2020 17:41 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muhammad Hatta
​Dirayu Dapat Uang untuk Main PS, Bocah SD di Jember Ikut Curi Motor
Ilustrasi. foto: net

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Bocah kelas 6 SD berinisial MS asal Kecamatan Panti nekat ikut mencuri motor setelah dirayu dapat uang untuk bermain playstation, Rabu (3/6/2020) dini hari. 

Dalam melakukan aksinya, bocah berumur 14 tahun ini ditemani rekannya bernama Riski (24) yang merayunya agar mau ikut melakukan pencurian motor. Namun aksinya itu kepergok warga, dan tersangka MS berhasil diamankan beserta dengan motor curiannya.

Sementara itu, Riski sendiri justru berhasil kabur dengan motornya meninggalkan bocah di bawah umur itu. Kini Riski masuk dalam daftar DPO, sementara MS dibebaskan dan dikembalikan ke orangtuanya karena masih di bawah umur. Namun, MS masih dalam pengawasan polisi dan Bapas Jember agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

"Kejadian pencurian motor itu Rabu (3/6) dini hari kemarin, dan pelakunya ada 2 orang. Yakni MS bocah kelas 6 SD dan rekannya Riski saat ini DPO. Karena berhasil kabur dengan sarana motornya," kata Kapolsek Rambipuji AKP Hari Pamuji saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/6/2020) sore.

Hari mengatakan, sebelum melakukan aksinya, pelaku Riski mengajak MS untuk bermain playstation di sekitaran Dusun Jereng Timur, Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji.

"Tapi sebelum itu, MS dirayu untuk mencuri motor, salah satu alasannya untuk dapat uang agar bisa bermain PS (playstation). Kemudian bersama Riski yang DPO itu, mereka berkeliling mencari sasaran motor yang akan dicuri," jelasnya.

Sesampainya di rumah korban, didapati motornya berada di teras rumah dalam keadaan tidak terkunci sEtir. Pada saat itu MS turun dari motornya untuk mencuri. Sementara Riski menunggu di atas motornya untuk mengawasi sekitar.

MS berhasil membuka pagar dan mengambil motor Yamaha Jupiter Z milik korban dengan cara dituntun untuk keluar rumah. Tapi aksinya kepergok warga, dan MS lari tunggang langgang meninggalkan motor curiannya dengan dirobohkan begitu saja.

"Riski kabur meninggalkan MS dengan motornya. Sementara MS sendiri lari dan sembunyi di selokan. Tapi akhirnya diketahui warga dan dibawa ke mapolsek," katanya.

Namun karena MS masih di bawah umur, polisi pun membebaskannya dan dikembalikan ke orang tuanya. "Tentunya kami koordinasi dengan Bapas dan dilakukan pengawasan meskipun dibebaskan. Sementara untuk Riski jadi DPO dan saat ini dalam pengejaran polisi," pungkasnya. (ata/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...