Selasa, 02 Juni 2020 21:14

​Bagikan Beras 300 Ton, Kiai Asep: Jika Konglomerat Peduli, Dampak Covid -19 di Jatim Selesai

Selasa, 19 Mei 2020 19:32 WIB
Editor: MMA
​Bagikan Beras 300 Ton, Kiai Asep: Jika Konglomerat Peduli, Dampak Covid -19 di Jatim Selesai
Tumpukan beras ini terus berganti. Begitu diangkut oleh para relawan, beras baru datang lagi. Beras ini ditaruh di Guest House kampus Institut KH Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Jawa Timur. Beras ini difoto BANGSAONLINE.COM pada Senin (18/5/2020) malam. Foto: MMA/bangsaonline.com

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag terus disibukkan dengan pembagian beras sebanyak 300 ton. Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Mojokerto itu terus menerima kedatangan para relawan yang mengurus pembagian beras kepada relawan penanganan covid-19 dan warga terdampak secara sosial ekonomi virus corona.

Memang Kiai Asep tiap tahun membagikan beras, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tapi kali ini jumlah yang disedekahkan sangat besar, 300 ton karena karena terkait covid-19.

Pantauan BANGSAONLINE.com di lokasi, kali ini yang datang adalah para pengurus PCNU dan MWCNU se-kabupaten Mojokerto. Tampak Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto KH Abdul Adzim Alwi dan Wakil Ketua PCNU KH Muslim Buchori dan yang lain. “Para ketua dan sekretaris MWCNU se-kabupaten Mojokerto yang datang,” kata Muslim Buchori kepada BANGSAONLINE.com, Senin (18/5/2020) malam.

(Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA.g. foto: MMA/bangsaonline.com)

Beberapa hari sebelumnya, rombongan para kepala desa yang datang. Seperti diberitakan BANGSAONLINE.com, para kepala desa itu dikoordinasi oleh Andik Gundul, Kepala Desa Pandan Arum Mojokerto. Bahkan Andik Gundul berterus terang dirinya lah yang semula minta kepada Kiai Asep agar nasib para relawan covid-19 itu diperhatikan. “Para relawan itu kan juga manusia,” katanya kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (15/5/2020) sore.

Kiai Asep tidak hanya membagikan beras tapi juga sarung dan uang sebagai biaya transport.   

Menurut dia, orang miskin sudah ter-cover pemerintah, baik pusat maupun provinsi. “Tapi para relawan itu kan tidak ada yang memperhatikan. Makanya saya minta kepada Kiai Asep agar mereka juga diperhatikan,” kata Andik Gundul yang rambutnya memang gundul.

Kiai Asep mengatakan bahwa 300 ton beras yang ia keluarkan tidak seberapa jika dibandingkan dengan kekayaan para konglomerat. “Kalau saya ini kan kecil dibanding mereka,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim kepada BANGSAONLINE.COM di Institut KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto, Senin (18/5/2020) malam. Tapi Kiai Asep berharap apa yang ia lakukan ini bisa menginspirasi bagi para orang kaya sehingga berbuat serupa .

Menurut dia, Jawa Timur – termasuk di Surabaya – banyak sekali konglomerat yang jauh lebih kaya dari dirinya. “Konglomerat seperti pemilik PT Sampoerna itu berapa kekayaanya. Kalau mereka ikut turun membagikan sebagian kekayaannya, warga Jawa Timur yang tak tersentuh BLT pemerintah teratasi dan selesai. Kalau saya 300 ton, para konglomerat itu bisa 1000 kali lebih besar dari saya. Jadi 300 ton kali 1000, berapa jumlahnya. Selesai Jawa Timur,” kata ketua umum Pengurus Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu.

Ia mengatakan bahwa problem sosial ekonomi, termasuk dampak covid-19, tak mungkin bisa diatasi pemerintah tanpa partisipasi pihak pihak swasta, terutama para konglomerat. Karena itu ia mengajak para konglomerat agar mengulurkan tangan untuk menyantuni para fakir miskin, terutama mereka yang terdampak covid-19.

Ia mengingatkan bahwa kekayaan kita tidak murni karena jerih payah kita. Tapi juga ada jerih payah orang miskin. “Ya para karyawan itu,” kata Kiai Asep. Karena itu para orang kaya harus peduli pada orang miskin, terutama waktu wabah covid-19 ini. (MMA) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Senin, 01 Juni 2020 12:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<...