Minggu, 05 Juli 2020 10:56

Bupati Probolinggo Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idul Fitri di Masjid

Senin, 18 Mei 2020 20:47 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Andi Sirajudin
Bupati Probolinggo Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idul Fitri di Masjid
Bupati Tantri didampingi Juru Bicara Satgas, dr. Anang Budi Yulianto saat menggelar konferensi pers.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Jelang pelaksanaan salat Idul Fitri yang tinggal 5 hari lagi, Bupati Probolinggo, Hj. Tantriana Sari, S.E., tidak melarang masyarakat untuk menggelarnya di masjid. Namun, bupati dua periode ini tetap menganjurkan agar menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Kebijakan Pemkab Probolinggo terkait pelaksanaan salat Idul Fitri, boleh dilakukan dan dilaksanakan oleh masyarakat dan takmir masjid. Tetapi, dengan syarat masjid itu bukan pada wilayah dusun merah," tegas Bupati Tantri.

Menurutnya, dusun merah yang dimaksud adalah tempat masyarakat yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 dan sekitarnya. Kedua, dusun yang terkonfirmasi clear dari PDP.

"Boleh dilaksanakan tetapi wajib mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Harus memakai masker saat peaksanaan salat. Kedua, menjaga dan mengatur saf salat sesuai dengan ketentuan, yakni jarak depan dengan belakang saling berjarak satu meter serta dengan pola zig-zag," terangnya.

Selain itu, ia juga mengimbau agar takmir yang menggelar salat Idul Fitri berkewajiban mengatur proses pelaksanaan salat Idul Fitri, salah satunya mencegah potensi gerombolan orang di saat datang dan hendak pulang.

"Takmir menyediakan tas kresek, dan sandal masuk tas kresek, lalu dibawa masing-masing. Sekali lagi, tidak hanya masker, tetapi mengatur agar tak terjadi gerombolan atau penumpukan orang. Saya juga ingatkan, kepala OPD hingga camat harus bertanggung jawab atas wilayah masing-masing," tegasnya lagi.

Bupati juga menyinggung soal acara halalbihalal yang tidak lagi dilakukan saat pandemi Covid-19 ini. "Materi khutbah juga kita susun dari Tim Satgas Kabupaten Probolinggo. Intinya, esensi Idul Fitri dan imbauan terkait Covid-19," tambahnya.

Tidak hanya menyinggung soal pelaksanaan salat Idul Fitri, Bupati Tantri juga memaparkan terkait kesembuhan sebanyak 13 orang yang terpapar Covid-19. Menurutnya, dari 44 orang yang positif, saat ini ada hasil yang baik.

"Alhamdulillah, 13 orang sudah sembuh dan hanya 1 orang meninggal dunia. Saya berharap tak ada lagi penularan ke yang lain, dan yang perlu kita waspadai adalah klaster pemudik dan juga klaster hantu," pungkasnya. (ndi/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...