Selasa, 02 Juni 2020 20:11

Pemkab Ngawi Gelar Rapid Test, ​Pasar Kedung Prau Ditemukan Reaktif Terbanyak

Senin, 18 Mei 2020 20:08 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Zainal Abidin
Pemkab Ngawi Gelar Rapid Test, ​Pasar Kedung Prau Ditemukan Reaktif Terbanyak
Suasana rapid test di Pasar Kedung Prau Ngawi.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Setelah ditemukannya tiga karyawan Bank Jatim yang dinyatakan reaktif rapid test, Pemerintah Kabupaten Ngawi bergerak cepat mewaspadai para pedagang di tiap pasar di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi.

Langkah pertama yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngawi adalah mengadakan rapid test untuk semua pedagang di Pasar Kedung Prau, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Senin (18/5/2020).

Wakil Bupati Ngawi, memantau langsung pelaksanaan rapid test di pasar tersebut. Kegiatan yang dimulai dari pukul 05.30 WIB tersebut, menyasar pada seluruh pedagang yang beraktivitas di Pasar Kedung Prau. Dari hasil tes yang dilakukan itu, sebanyak 100 pedagang dinyatakan reaktif.

"Sesuatu hal yang perlu mendapatkan perhatian adalah dari 100 pedagang di Pasar Kedung Prau yang reaktif, ada 27 orang (lebih dari 25 persen) yang merupakan warga Desa Kedung Prau, sedangkan beberapa pasar lainnya yang telah dilakukan rapid test, tidak sampai 25 persen yang dinyatakan reaktif, dan mayoritas pedagangnya pun dari luar Ngawi," jelas Budi Sulistyono, Bupati Ngawi.

Bupati Ngawi akan memberikan perhatian ekstra terhadap Kedung Prau, sebab dari hasil rapid test yang dinyatakan reaktif, merupakan warga Desa Kedung Prau dan sekitarnya.

"Saya akan memanggil kepala desanya untuk memberikan perhatian pada warganya yang telah dinyatakan reaktif," terangnya.

Adapun untuk 27 pedagang yang reaktif tersebut, ia mengaku bahwa sementara ini tidak diperbolehkan melakukan aktivitas perdagangan di Pasar Kedung Prau sampai dilakukan rapid test yang kedua.

Jikalau hasil rapid test yang kedua masih positif, Tim Gugas (Gugus Tugas) akan melakukan swab test, dan orang tersebut harus diisolasi mandiri di bawah tanggung jawab kepala desa setempat.

"Target kita untuk bulan ini harus mendapatkan klaster sebanyak-banyaknya agar ini sebagai puncak dan dapat turun dan landai yang kemudian akhirnya hilang," pungkasnya. (nal/ros/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Senin, 01 Juni 2020 12:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<...