Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. foto: ISTIMEWA/ BANGSAONLINE
Dengan bertambahnya jumlah rumah sakit rujukan, otomatis bertambah juga jumlah tenaga medis yang siap melayani masyarakat yang bergejala Covid-19.
Tak kurang sebanyak 1.275 orang dokter umum, 191 dokter spesialis paru, 372 dokter penyakit dalam, 227 orang dokter anestesi, dan 1.862 total relawan mahasiswa tenaga kesehatan siap melayani pasien Covid-19. Dimana mereka juga dibantu oleh 19.400 orang perawat. Diharapkan dengan sumber daya manusia ini mampu memberikan pelayanan terbaik demi kesembuhan pasien covid-19.

“Ketersediaan layanan rumah sakit rujukan akan menambah kekuatan kita dalam melawan covid-19. Saya tetap berharap badai Covid-19 ini bisa segera berakhir dan masyarakat kembali hidup sehat dan aman,” ucap Gubernur Khofifah.
Per hari ini, di Jawa Timur total ada sebanyak 223 kasus positif Covid-19, 1.260 kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), serta 13.006 Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Dari total kasus positif Covid-19 di Jatim, sudah ada sebanyak 57 orang pasien yang dinyatakan sembuh atau setara dengan 25,56 persen. Sedangkan untuk kasus positif yang meninggal dunia di Jawa Timur ada sebanyak 17 orang atau setara dengan 7,62 persen.
“Maka tidak henti-hentinya, kami mengingatkan agar masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah, tetap tinggal di rumah dan keluar rumah hanya untuk kepentingan urgen, olah raga yang cukup, dan jaga jarak aman, serta pola hidup bersih dan sehat. Jika terpaksa ke luar rumah usahakan pakai masker,” tandas Gubernur Khofifah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




