Rabu, 03 Juni 2020 22:10

1 Perawat Puskesmas Semanding Berstatus PDP Meninggal, Dimakamkan Sesuai SOP Covid-19

Senin, 06 April 2020 18:09 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Suwandi
1 Perawat Puskesmas Semanding Berstatus PDP Meninggal, Dimakamkan Sesuai SOP Covid-19
ZH, Perawat Puskesmas Semanding, yang meninggal dengan status PDP Covid-19.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 berinisial ZH asal Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, dikabarkan telah meninggal dunia, Senin (6/4).

Wakil Ketua Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, dr. Saiful Hadi saat dikonfirmasi mengatakan, PDP asal Kecamatan Semanding ini meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WIB. PDP yang meninggal dunia tersebut merupakan perawat sekaligus seorang sopir ambulans di Puskesmas Semanding yang sebelumnya ikut pelatihan petugas calon haji 2020 di Asrama Haji Sukolilo pada 9-18 Maret 2020.

"Untuk hasil tes swab di Pusat Jakarta belum keluar, rencananya besok Selasa (7/4) baru keluar bersamaan dengan PDP yang lain," ujar dr. Saiful yang juga Direktur RSUD Dr. Koesma Tuban ini.

(Saiful Hadi)

Meski hasil swab belum keluar, namun PDP meninggal dunia ini tetap dimakamkan sesuai SOP Kemenkes RI dan standar WHO. Proses pemakaman dilakukan oleh petugas RSUD yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Jenazah akan dibungkus plastik dan dimasukkan ke dalam peti, kemudian dimakamkan tanpa orang banyak.

Kendati demikian, dr Saiful mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang. Utamanya kepada lingkungan sekitar, ia meminta agar menerima pemakaman jenazah. Sebab, proses pemakaman jenazah sudah sesuai standar dan dipastikan aman.

"Meski secara resmi belum keluar hasil swa-bnya, namun pemakamannya tetap menggunakan prosedur," imbuh Saiful.

Sementara itu, per Senin (6/4), peta sebaran Covid-19 berdasarkan rilis Pemkab Tuban, jumlah PDP ada 9 orang, dengan keterangan dinyatakan sembuh 1 orang dan meninggal 1 orang. Sedangkan, untuk jumlah ODP sebanyak 408 orang dengan selesai pemantauan sebanyak 110 orang.

Meski jumlah ODP meningkat, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tuban mengimbau, agar masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan tak resah. Sebab, warga yang berstatus ODP kesehatannya terus diawasi oleh pihak gugus Covid-19.

"Sedangkan, untuk PDP saat ini masih dirawat di ruang isolasi RSUD dr Koesma Tuban," ujar Saiful. (wan/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...