Sabtu, 06 Juni 2020 21:24

ODP 27 Orang, Pemkab Tuban Gerakkan Warga dari RT Hingga Kabupaten Lawan Corona

Selasa, 24 Maret 2020 00:14 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
ODP 27 Orang, Pemkab Tuban Gerakkan Warga dari RT Hingga Kabupaten Lawan Corona
Wabup Tuban, Noor Nahar Hussein.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kasus Orang Dalam Pengawasan (ODP) sampai saat ini per 23 Maret 2020 di Kabupaten Tuban mencapai 27 orang, sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 1 orang.

Melihat jumlah ODP yang terus bertambah, Pemkab Tuban juga terus melakukan langkah antisipasi Di antaranya, menggerakkan masyarakat mulai tingkat RT, RW, Pemdes, kecamatan hingga kabupaten agar turut aktif melawan corona ini.

"Virus Covid-19 ini harus kita lawan mulai tingkat bawah hingga kabupaten," ujar Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein saat dikonfirmasi, Senin (23/3).

Salah satu caranya, pemkab menginstruksikan agar ada sosialisasi, kewaspadaan, dan penyemprotan disinfektan di tingkat bawah hingga kabupaten. Selain penyemprotan, masyarakat diminta menjaga pola hidup sehat dan bersih serta menghindari kerumunan massa.

"Jika ada pendatang baru dari luar kota, khususnya berasal dari zona merah, silakan disuruh periksa ke faskes terdekat," imbuh wabup.

Selain aktif menyerukan pencegahan, politikus PKB ini menambahkan, bahwa pemkab saat ini sudah menambah ruang isolasi untuk pasien Covid-19. Rinciannya, 8 ruang di RSUD Dr Koesma Tuban, dan 2 ruang di RSUD Ali Manshur Jatirogo.

Setiap Rumah Sakit swasta di Tuban juga diminta menyiapkan minimal 1 ruangan isolasi khusus pasien Corona. "Kami sudah komunikasi dengan RSNU, RS Muhammadiyah, dan Medika agar menyiapkan pula ruang isolasi," terangnya.

Terkait pasien PDP, Wabup mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap menjaga kesehatan. Sebab, saat ini pasien PDP masih berada di ruang isolasi RSUD Dr Koesma Tuban.

"Ia diisolasi sambil menunggu hasil lab dan rencananya pasien tersebut akan dilakukan proses lab kedua. Namun, proses lab bisa dilakukan di Surabaya. PDP ini dari pulang umroh, dan ada gejala demam, dan lain-lain. Namun, kita berharap semoga hasilnya negatif," tuturnya. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...