Sabtu, 15 Mei 2021 09:48

Replik, JPU Kukuh Tuntut Sekda Gresik Nonaktif 7 Tahun Penjara, 30 Maret Sidang Putusan

Sabtu, 14 Maret 2020 10:04 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Replik, JPU Kukuh Tuntut Sekda Gresik Nonaktif 7 Tahun Penjara, 30 Maret Sidang Putusan
Sekda Gresik Nonaktif Andhy Hendro Wijaya saat menjalani sidang di PN Tipikor Surabaya. foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya menggelar sidang lanjutan perkara tindak pidana korupsi potongan jasa insentif pegawai di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik dengan terdakwa Sekda nonaktif, Andhy Hendro Wijaya (AHW), Jumat (13/3).

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim I Wayan Sosiawan dengan agenda Replik atau jawaban dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas pledoi kuasa hukum terdakwa.

JPU Kejari Gresik, Alifin Nurrahman Wanda dalam Repliknya tetap kukuh pada tuntutan sidang sebelumnya, yakni menuntut terdakwa AHW dengan hukuman penjara selama 7 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan penjara.

"Jaksa tetap pada tuntutan, yakni terdakwa melanggar pasal 12 huruf f UU Tipikor," kata Jaksa Alifin saat membacakan Repliknya.

BACA JUGA : 

KPK Lanjutkan Pemeriksaan Dugaan Korupsi di PDAM Gresik Usai Lebaran

Camat Duduksampeyan Mulai Jalani Sidang Kasus Korupsi Anggaran Kecamatan

Dirut Perumda Giri Tirta Gresik Sebut Pengusutan Proyek Investasi Rp 133 M oleh KPK Jalan Terus

Tuntut Penuntasan Kasus Dugaan Korupsi PDAM Gresik, Gepal Tegaskan Siap Datangi KPK di Jakarta

Alifin menjelaskan, bahwa perbuatan terdakwa AHW selaku Kepala BPPKAD Kabupaten Gresik pada 2018, diduga telah memerintahkan kepada bawahannya yaitu saksi M Mukhtar yang saat itu akan menjabat Plt Sekretaris BPPKAD untuk melakukan pemotongan insentif pajak pegawai BPPKAD.

Tidak hanya itu, lanjut Alifin, sebelum pemotongan dilakukan dari tunai ke nontunai sempat dilakukan rapat antara terdakwa dan M. Mukhtar (terdakwa dengan penuntutan terpisah) dengan beberapa kepala bidang (kabid) dan kepala sub bagian (kasubag), sehingga disepakati potongan dengan dalih untuk kepentingan bersama dilakukan dari tunai ke nontunai.

Pada kesempatan ini, Alifin juga menanggapi ada 2 orang pegawai BPPKAD yang tidak menyetor potongan insentif dan tidak ada sanksi. Menurutnya, insentif kedua pegawai tersebut tidak dipotong karena untuk keperluan keluarga, sehingga ada dispensasi yang diberikan oleh kepala bidangnya.

Alifin mengungkapkan, dari pengumpulan potongan insentif pajak tersebut, kemudian digunakan untuk kepentingan internal, yaitu rekreasi, pembayaran tenaga harian lepas (THL), dan bayar satpam. Selain itu, diberikan kepada sejumlah pejabat di luar BPPKAD Gresik hingga setan klemat.

Sementara kuasa hukum terdakwa AHW, Taufan Rezza, S.H, mengatakan tetap sesuai pembelaan. Yaitu perbuatan terdakwa AHW tidak ada unsur memaksa dan tidak ada tindak pidana korupsi.

Usai pembacaan replik dari JPU, Majelis Hakim Tipikor yang diketuai I Wayan Sosiawan menyatakan sidang ditunda dua minggu, yakni pada tanggal 30 Maret 2020, dengan agenda pembacaan putusan. (hud/ns)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Kerusuhan 13 Mei 1988 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa maksud...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...