Hotel Kampung Lumbung yang tingkat okupansinya menurun. Inset, Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi mengakui, jika merebaknya virus corona sangat berpengaruh pada okupansi hotel-hotel di Kota Batu. Diungkapkannya, penurunan itu sudah dirasakan sejak virus corona merebak di Cina.
"Penurunan tamu hotel ini diakibatkan sebagai efek domino dari turis mancanegara yang mulai berkurang drastis ke Indonesia, terutama yang ke Bali. Kondisi ini semakin diperparah dengan masuknya virus corona ke Indonesia. Semoga penurunan okupansi hotel di Batu tidak terlalu drastis seperti yang terjadi di Bali," harap Sujud Hariadi, Minggu (8/3).
BACA JUGA:
- Hanya Rp140 Ribu, Aston Inn Batu Hadirkan Sensasi "Ramadhan Silk Route" Berhadiah Emas
- Momen Libur Sekolah dan Porprov Jatim IX, Okupansi Hotel di Kota Batu Naik 50 Persen
- Kuliner Istimewa dan Kesempatan Menang Emas di 1001 Arabian Night Aston Inn Batu
- Tahun 2024, Pertumbuhan Ekonomi Kota Batu di atas Rata-Rata Jatim dan Nasional
Hal senada juga diungkapkan Sarto, General Manajer (GM) Hotel Selecta. Menurutnya, semua hotel di Batu sangat merasakan dampak merebaknya virus corona yang saat ini sudah masuk ke Indonesia. Tidak hanya hotel, kata ia, tempat-tempat wisata juga mengalami hal serupa. "Mudah-mudahan ini tidak berlangsung lama dan semoga normal kembali," harapnya.
Sedangkan Danoe Hartanto, GM Kampung Lumbung, Beji, Kota Batu mengakui, sejak merebaknya kasus virus corona, ada penurunan 8 hingga 10 persen hunian hotel dan villanya.
"Dampak merebaknya virus corona ini memang berpengaruh terhadap okupansi hotel dan villa di Kampung Lumbung ini. Pada bulan Maret ini ada dua grup yang sudah menunda kedatangannya," ungkapnya.
Sebelumnya, dua hotel di Kota Batu, yakni Aston Hotel dan Hotel Zam-Zam juga mengeluhkan yang sama. Untuk Aston Hotel, di bulan Maret ini tingkat okupansinya turun hingga mencapai 30 persen. (asa/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




