Kamis, 02 April 2020 16:16

Syafiuddin Minta Bupati Bangkalan segera Action Sambut Perpres No 80 Tahun 2019

Senin, 10 Februari 2020 14:13 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Syafiuddin Minta Bupati Bangkalan segera Action Sambut Perpres No 80 Tahun 2019
H. Syafiuddin bersama Rektor UTM Dr. Drs. Ec. Moh. Syarif dan Bupati Bangkalan Abdul Latif Imron didampingi Wabup, Sekda, serta Kepala OPD.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Anggota Komisi V DPR RI Syafiuddin meminta Pemerintah Kabupaten Bangkalan segera action menyambut Perpres No 80 tahun 2019 dengan memaksimalkan peran, tugas, dan fungsinya.

"Bupati Bangkalan sebagai master plan dan DED saya harap segera mempersiapkan segala regulasi yang dibutuhkan, dengan melakukan sinergi dengan pihak terkait," ujar Syafiuddin saat melakukan kunjungan ke Bangkalan dalam rangka percepatan pembangunan di Bangkalan - Madura dalam menyambut Perpres No 80 tahun 2019 di Aula Diponegoro Pemkab Bangkalan, Senin (10/2/2020)

Syafiuddin optimis Kabupaten Bangkalan bisa memaksimalkan dan memanfaatkan dana yang diberikan Pemerintah Pusat untuk pembangunan di Bangkalan.

"Walaupun ini hanya sekadar Perpres, bukan rencana nasional, tapi kalau pemerintah Kabupaten Bangkalan bisa goodwill dalam menyambut stakeholder dan lainnya, maka dana sebesar 46 triliun ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Ini bukan dana kecil ya, tapi besar. Jumlah dana ini seperti Ra Latif memimpin Bangkalan selama 4 periode, karena APBD Bangkalan hanya 2,3 triliun," jelasnya sambil tersenyum.

Dikatakannya, Perpres No. 80 tahun 2019 bisa dilaksanakan pada tahun 2021, di mana sekitar bulan Juni nanti pihaknya bisa melakukan anggaran. "Semuanya bertahap ya, jadi dalam 5 tahun ini semuanya bisa selesai. Dan di tahun 2024, semuanya dapat terealisasikan," ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada Ra Latif untuk bisa bersinergi dengan pemerintah kabupaten lain dan provinsi. "Karena kita di Komisi V hanya berperan dalam hal budgeting. Perihal ujian lainnya bergantung pada kebijakan eksekutif," jelasnya.

Senada dengan Syafiuddin, Rektor UTM Dr. Drs. Ec. Moh. Syarif menyarankan Pemkab Bangkalan melakukan kajian untuk mewujudkan pembangunan di Bangkalan melalui Perpres No 80 2019. Utamanya agar bisa menarik perhatian para investor. 

"Jika, pengelolaan dalam menyambut Perpres ini gagal, maka ini bisa jadi kesempatan terakhir bagi Bangkalan untuk mendapatkan bantuan anggaran pembangunan," ujarnya.

Ia juga berharap Bupati Bangkalan memberikan forum bagi investor untuk dapat tertarik berinvestasi di Kabupaten Bangkalan. "Semua elemen masyarakat bisa turut aktif, sehingga hal ini dapat segera direalisasikan," pungkasnya. (uzi/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...