Senin, 30 Maret 2020 01:00

Keren, Arsitek RS Korona Wuhan Kelahiran Jember

Sabtu, 08 Februari 2020 16:40 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yudi Indrawan
Keren, Arsitek RS Korona Wuhan Kelahiran Jember

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kepiawaian pemerintah China dalam membangun rumah sakit khusus untuk pasien penyakit korona patut diacungi jempol. Pasalnya dalam kurun waktu kurang dari 10 hari, rumah sakit yang mampu menampung sekitar 1.000 penderita penyakit mematikan itu sudah berdiri.

Belakangan diketahui, arsitek yang mendirikan rumah sakit khusus pasien korona tersebut ternyata lahir dan pernah mengenyam pendidikan SD hingga SMP di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Adalah Hwang Sik Jiu sang arsitek. Ia lahir di Jember sekitar tahun 1941 dan dikenal cerdas serta santun oleh yang mengenalnya.

"Dulu memang dia (Hwang Sik Jiu) pernah sekolah di Jember, nama sekolahnya Chung Hua School, dan di sini dari SD hingga SMP," kata mantan guru sekolahnya Iwan Natawidjaja saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (8/2/2020).

Pria yang punya nama mandarin Chen Yong Yen itu menceritakan, saat pertama kali mengajar di sekolah tersebut, dirinya baru masuk sekitar tahun 1959. "Saya mengajar olahraga dari TK, SD dulu SR, sampai SMP. Tapi si insinyur ini (Hwang Sik Jiu) saat itu sudah lulus, dan melanjutkan pendidikannya di Surabaya. Karena di Jember tidak ada," ungkapnya.

Iwan juga menjelaskan, Hwang Sik Jiu diketahui sudah berangkat ke Tiongkok (China) sekitar 1958 untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. "Hingga sekarang tinggal di sana," katanya.

Iwan mengaku mengenal Hwang Sik Jiu dari ayahnya Hwang Sek Hwa, yang saat itu orang tuanya itu pengurus Yayasan THHK (Tionghwa Hwe Kuan) yang membawahi bidang pendidikan sekolah-sekolah Tionghoa. Iwan juga menyampaikan, ayah dari Hwang Sik Jiu adalah pendatang dari Tiongkok, China sekitar tahun 1920 an.

"Yang saya ajar saat sekolah, adik-adiknya. Yang adik perempuan Hwang Xiang Ing, kemudian yang laki-laki Hwang Sik Sin," sebutnya.

Sementara sang arsitek rumah sakit dikenal baik karakternya, dari adik-adiknya. "Yang saya tahu orangnya pendiam, rajin, cerdas, santun, dan tidak banyak bicara. Sekalinya bicara pasti ada manfaat dan hal yang baik," katanya.

Lebih jauh Iwan juga mengungkapkan, pertama kali dirinya mengetahui informasi kemampuan Pemerintah China membangun rumah sakit bagi penderita penyakit Corona dalam waktu singkat, adalah dari media cetak khusus mandarin yang beredar di Indonesia.

"Tahunya saya dari koran media China, terbitan Surabaya. Namanya Harian Nusantara (Surat kabar khusus berbahasa mandarin). Koran ini terbit sejak jaman Gus Dur. Yang nulis beritanya juga teman SMPnya sendiri, namanya Lie Ai Ing orang Ambulu, sekarang tinggal di Khuang Chou, Tiongkok," tandasnya. (ata/yud/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...