Kamis, 20 Februari 2020 12:18

Dugaan Pemotongan Program DAK 2019, Diknas Sumenep Ancam Tindak Tegas

Jumat, 17 Januari 2020 11:20 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Sahlan
Dugaan Pemotongan Program DAK 2019, Diknas Sumenep Ancam Tindak Tegas
Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Carto, S.E.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Carto, S.E. mengancam akan menindak tegas oknum yang memotong dana pada program pendidikan yang bersumber dari DAK 2019. Hal ini disampaikan Carto saat dikonfirmasi wartawan mengenai kabar tentang pemotongan dana program DAK berupa rehab bangunan sekolah SD dan SMP.

Dari program itu, sedikitnya ada 27 kelas dan 117 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di Kabupaten Sumenep mendapat program rehab dengan nominal mencapai ratusan juta rupiah.

“Ya, saya mendengar (terkait dugaan pemotongan dana, Red) dari teman-teman di sini (Disdik), termasuk dari sampean awak media,” kata Carto yang baru dua hari menjabat ini.

Pihaknya berjanji akan segera melakukan evaluasi dan akan memanggil semua staf yang membidangi program DAK tahun 2019. Sebab, saat ini proyek-proyek tersebut sudah selesai.

Terkait tindak lanjut dugaan tersebut, Carto mengaku tidak bisa langsung memvonis adanya pemotongan dana. “Saya di sini hanya wasit. Maaf, saya tidak bisa memberikan sanksi. Mereka yang berhak memberi sanksi adalah penegak hukum. Saya hanya sebatas bertanya tanya kepada staf sebagai bahan evaluasi. Tapi jika teman-teman atau siapa saja mempunyai bukti yang kuat monggo silakan saya dukung ditarik ke ranah hukum,” ungkap Carto.

Ia menyatakan sudah berkali-kali mengingatkan para pejabat agar memberi pelayanan yang prima, dan tidak sekali-kali berdagang program DAK. “Tugas kita di sini (Disdik, red) kita harus memberi pelayanan yang prima harus bekerja dengan baik, bukan mencari laba atau mencari untung, Nah, jika pekerjaan sudah selesai dan penerima program DAK mempunyai hasil, lalu memberi sebagian atau menyisihkan keuntungan kepada kita, ya tidak apa-apa, asal jangan main paksa dan main target harus bayar sekian dan sekian,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar rumor ada oknum pejabat Disdik melakukan pemotongan anggaran program DAK 2019 hingga jutaan rupiah. (aln/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...