Senin, 17 Februari 2020 13:59

​Warga Arjasa Sumenep Sulap Ratusan Hektare Lahan Tandus Jadi Produktif

Kamis, 16 Januari 2020 22:41 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Alan Sahlan
​Warga Arjasa Sumenep Sulap Ratusan Hektare Lahan Tandus Jadi Produktif
Lahan mati yang disulap jadi lahan produktif.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Sebut saja Badrul Aini, anggota DPRD Sumenep bersama sejumlah warga Arjasa, menyulap ratusan hektar lahan pertanian di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, dari lahan tandus menjadi lahan produktif. Ia melakukan terobosan baru untuk memfungsikan kembali sebagai lahan pertanian produktif, dengan membajak memakai alat modern.

"Kita upayakan lahan tandus ini menjadi lahan pertanian produktif. Lahan ini dibajak dengan alat modern, seperti handtraktor dan ditaburi humus atau pupuk kandang untuk mengembalikan kesuburan tanahnya," tutur Badrul, Anggota DPRD Sumenep asal Arjasa, Pulau Kangean.

Langkah ini, terang Badrul, dilakukannya guna membantu program pemerintah di bidang swasembada pangan. Sebab, lahan yang dibiarkan tandus menyebabkan produksi beras berkurang setiap tahun. 

"Dengan merubah lahan pertanian tandus menjadi produktif, diharapkan mampu membantu meningkatkan hasil produksi padi di Kabupaten Sumenep," ujarnya. .

Ratusan hektare lahan pertanian tandus itu terjadi, salah satunya akibat terkena ROB saat air laut pasang. Selain itu, karena ditinggal pemilik lahan untuk merantau ke luar negeri, semisal ke Malaysia. Sehingga lahan produktif menjadi tandus, akibat lamanya tidak terawat. 

"Tanah yang tandus itu tersebar di berbagai desa, di antaranya Desa Torjek, Batuputih, Sawah Sumur, Gelaman, Kolo-kolo, Tambang Buddi dan sejumlah desa lainnya," paparnya, Kamis (16/01).

Apabila pembajakan sudah selesai, maka akan ditanami padi dan Melon Kangean. Harapannya bisa membantu pemerintah untuk menggalakkan program swasembada pangan. 

"Apalagi di pulau sering kehabisan stock pangan, utamanya saat cuaca buruk. Karena pengiriman tersendat. Makanya kami melakukan pemanfaatan kembali tanah mati ini, sehingga nanti hasilnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat ke depan," tegas pria kepulauan.  (aln/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Kamis, 13 Februari 2020 12:49 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanTebar pesona! Itulah yang kini gencar dilakukan para calon wali kota Surabaya. Senyum mereka bertebaran di mana-mana. Di media sosial. Di baliho. Di media massa. Bahkan di selempitan koran.Bukan hanya senyum. Juga janji-janji. S...
Senin, 10 Februari 2020 11:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTidak sama an...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...