Jumat, 28 Februari 2020 14:58

DPRD Gresik Prioritaskan Penanganan RSUD Umar Mas'ud Bawean

Sabtu, 11 Januari 2020 10:29 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
DPRD Gresik Prioritaskan Penanganan RSUD Umar Mas
Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Ketua DPRD Ahmad Nurhamim dan Mujid Riduan ketika memberikan keterangan pers, Sabtu (11/1). foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE.com

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik memberikan prioritas penanganan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud, di Pulau Bawean. Langkah ini sebagai bentuk respons terhadap banyaknya keluhan masyarakat terhadap pelayanan RSUD yang dibangun pemerintah setempat dengan APBD puluhan miliar rupiah itu.

"Sudah saya putuskan. Penanganan RSUD Umar Mas'ud menjadi prioritas DPRD," ujar Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (11/1).

Sebab menurutnya, sampai saat ini masih banyak masyarakat pulau Bawean yang berlayar ke Kota Gresik atau Surabaya untuk berobat, meski sudah dibangunkan RS megah. Hal ini lantaran di RSUD Umar Mas'ud belum tersedia peralatan medis memadai, terutama tenaga medis spesialis.

Akibatnya, pasien tak jarang meninggal di perjalanan saat naik kapal. Bahkan, baru-baru ini ada seorang ibu di Pulau Bawean yang anaknya meninggal di kandungan karena tak bisa ditangani di RSUD Umar Mas'ud. Pasien itu kemudian harus dilayarkan ke Kota Gresik, kemudian menjalani operasi di RSUD Ibnu Sina.

"Kejadian-kejadian ini menjadikan masyarakat miris. Makanya kami nyatakan sebagai kasus urgent. Untuk itu, kami prioritaskan penanganan di RS Umar Mas'ud," papar politikus PKB ini.

"Pemerintah daerah selama ini dihadapkan posisi sulit saat ingin mengisi dokter spesialis di RS Umar Mas'ud. Setiap ada rekrutmen calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD), untuk formasi dokter spesialis yang ditugaskan di Pulau Bawean tak pernah terisi. Fakta ini yang menjadi problem dan tengah kami carikan solusi," urainya.

Untuk itu, pihaknya akan mendatangkan Kementerian Kesehatan untuk mencari solusi penanganan RS Umar Mas'ud. Ia mengaku akan meminta Bawean dijadikan daerah prioritas pengiriman dokter spesialis.

"Ke depannya, diharapkan Bawean dijadikan daerah priorotas penempatan dokter. Artinya, kalau ada masyarakat yang ingin menjadi ASN dokter harus dinas minimal 6-8 bulan di Bawean. Hal ini nanti yang menentukan pemerintah pusat. Makanya, kita butuh campur tangan pemerintah pusat," ujar dia.

"Sebagai bentuk konsekuensi pemerintah menempatkan dokter spesialis di Pulau Bawean, fasilitas tugas harus dipenuhi seperti rumah tinggal atau rumah dinas, demikian juga dengan kesejahteraan," pungkasnya. (hud/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...