Jumat, 28 Februari 2020 04:11

Jelang Pilkada Pacitan 2020, PDIP Pilih Wait and See

Kamis, 21 November 2019 14:00 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Jelang Pilkada Pacitan 2020, PDIP Pilih Wait and See
Ketua DPC PDIP Pacitan, Eko Setyo Ranu. foto: YUNIARDI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Jajaran kepengurusan PDIP Pacitan belum menentukan siapa bakal calon yang akan diusung pada Pilkada Pacitan 2020. Menurut Eko Setyo Ranu, Ketua DPC PDIP Pacitan, pihaknya masih melakukan pendekatan ke kader dan masyarakat.

"Kami baru akan menentukan sikap setelah ada perencanaan dan komitmen yang jelas. Selama masih mengambang, lebih baik kami diam dan mengamati dinamika yang tengah berlangsung," kata Eko saat ditemui di lantai dua gedung DPRD Pacitan, Kamis (21/11).

Meski demikian, Eko mengaku selama ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pusat dan provinsi soal bakal calon yang akan ditampilkan dalam Pilkada Pacitan nantinya. "Kita ini butuh wacana politik yang jelas. Kami selalu berkoordinasi dengan provinsi dan pusat soal penentuan sikap politik dan penentuan calon bupati serta wakil bupati yang akan tampil di panggung pilkada nantinya," jelas Eko yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pacitan ini.

Menurut Eko, PDIP saat ini lebih mengedepankan penguatan komunikasi dengan kader. Baik di level DPC, PAC, ranting hingga anak ranting. "Semuanya sifatnya masih penjajakan. Kami tidak semudah itu menjatuhkan pilihan ke a, b, c, d. Semua punya peluang. Kita lebih utamakan menjalin komunikasi. Dan siapa yang memang bisa diajak komunikasi di tataran serius, di situlah akan tumbuh perencanaan dan komitmen secara jelas. Kita butuh masukan mereka, siapa figur yang memang layak untuk diusung. Selain itu kita juga selalu meminta arahan dan masukan ke provinsi serta pusat untuk menjatuhkan pilihan ke mana dan siapa," tutur Eko.

Bagi PDIP, lanjut dia, untuk bisa menang harus ada pendekatan ke rakyat yang baik. "Partai tidak bisa diklaim milik personal. Harus ada perencanaan riil dan punya arah yang dikehendaki rakyat. Misalnya calon bupati yang bersih, tidak cacat. Kita akui di Pacitan ini memang masuk klaster ketiga dibandingkan kabupaten/kota lainnya. Namu pusat akan taruh perhatian yang sama di setiap kabupaten. Disitu kadernya akan diuji," tandasnya. (yun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...