Senin, 21 Juni 2021 02:11

Dampak Wabah Covid-19, Pilkada Serentak Berpotensi Ditunda

Jumat, 27 Maret 2020 23:36 WIB
Editor: Rosihan Choirul Anwar
Dampak Wabah Covid-19, Pilkada Serentak Berpotensi Ditunda
Sulis Setyorini, Ketua KPU Pacitan.

PACITAN, BANGASONLINE.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020 berpotensi ditunda, akibat wabah virus Corona (Covid-19). Namun, penundaan Pilkada tersebut hingga kini masih akan dikaji oleh Komisi II DPR RI.

Sementara itu, Ketua KPU Pacitan Sulis Setyorini menegaskan bahwa sampai detik ini pihaknya masih mengacu aturan yang ada. "Hanya empat agenda (tahapan) yang ditunda. Namun untuk pelaksanaan hari H pencoblosan sampai detik ini belum ada keputusan," kata Sulis Setyorini saat dikonfirmasi.

Namun, komisoner KPU dua periode ini mengatakan pihaknya siap mengikuti semua aturan yang akan diputuskan oleh KPU RI. "Kami ikuti semua instruksi yang akan diputuskan oleh KPU RI," tegasnya. 

Sebagaimana diketahui, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyampaikan terkait pertimbangan penundaan Pilkada Serentak. dalam pernyataan persnya menyatakan prinsipnya keselamatan, kesehatan, dan perlindungan rakyat harus diutamakan.

BACA JUGA : 

Kiai Lim Restui Istrinya Dipinang Sebagai N1 atau N2 pada Pilkada Pasuruan 2024 Mendatang

Pelantikan Bupati Gresik Terpilih Diundur 25-26 Februari

​Bupati-Walikota Hasil Pilkada 2020 Jabat hanya 3 Tahun, karena 2024 Pemilu Serentak?

​Perubahan Budaya Bawaslu Berbasis Digital dalam Pandemi Covid-19

"Pilkada serentak 2020 adalah agenda negara yang juga penting dan sudah lama dipersiapkan. Namun, kepentingan rakyat di atas semuanya. Sehingga, apabila pelaksanaan Pilkada serentak 2020 akan mempersulit di dalam mengendalikan situasi menghadapi pandemi Covid-19, maka Komisi II DPR RI akan mempertimbangkan. Tidak hanya menunda pelaksanaan 4 tahapan seperti yang sudah dilakukan oleh KPU, tetapi juga menunda seluruh tahapan, termasuk pelaksanaan pencoblosan pada 23 September," kata Ahmad Doli.

Menurutnya, wacana itu akan dikaji melalui rapat kerja antara Komisi II dengan KPU, Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dan Mendagri Tito Karnavian di masa sidang DPR yang akan datang. (ros)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...