Dr. KH. A. Busyro Karim, Bupati Sumenep.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Sumenep menunggu rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk pelantikan pejabat eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), di Dinas Sosial dan Satpol PP.
Menurut Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, pemerintah daerah melalui Tim Panitia Seleksi (Pansel) telah menyelesaikan tahapan demi tahapan proses seleksi terbuka, guna menjaring Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi JPTP di dua dinas itu beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
Hanya saja, kata bupati, pihaknya belum bisa melakukan pelantikan Aparatur Sipil Negara (ASN) hasil seleksi terbuka untuk menduduki JPTP di dua dinas itu, karena masih menunggu rekomendasi persetujuan dari KASN.
“Kami sudah mengajukan nama-nama ASN untuk menduduki JPTP di Dinas Sosial dan Kantor Satpol PP, namun sampai saat ini KASN belum menurunkan rekomendasi persetujuan, sehingga belum bisa mengisi pejabat definitif di dua OPD itu,” terangnya.
Bupati hanya memastikan pihaknya segera melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon II itu, manakala KASN menurunkan rekomendasi persetujuan terhadap ASN yang diusulkan. “Pastinya, Pemerintah Daerah untuk melantik JPTP harus mendapatkan rekomendasi persetujuan KASN, sehingga setelah rekomendasi itu turun, jelas dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah,” terangnya.
Hingga saat ini, untuk mengisi kekosongan kepala Dinas Sosial dan Kantor Satpol PP, Bupati menugaskan Pelaksana Tugas (Plt.).
Diungkapkan bupati, pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat eselon II untuk mengisi kekosongan kepala dinas tidak akan melampaui tahun ini. “Mudah-mudahan rekomendasi KASN segera turun dalam waktu dekat ini. Tapi, kami optimis pengisian kekosongan jabatan di dua dinas bisa dilakukan tahun ini dan menunggu waktu yang baik,” pungkasnya. (aln/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




