Jumat, 13 Desember 2019 04:33

Ada Mafia Lahan di Terminal, Ternyata Kios-kios Dikuasai Secara Ilegal

Senin, 11 November 2019 20:35 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Ada Mafia Lahan di Terminal, Ternyata Kios-kios Dikuasai Secara Ilegal
Rombongan Komisi C DPRD Kota Malang dipimpin Ketua Fathol Arifin saat meninjau terminal Arjosari tipe A dan C didampingi Kasi UPT Sarana Transportasi Dishub Kota Malang, Senin (11/11). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

MALANG, BANGSAONLINE.com - Kios-kios yang ada di Terminal Tipe C di Kota Malang ternyata dikuasasi secara ilegal oleh sejumlah oknum. Hal ini disampaikan Kasubag TU UPT Sarana Transportasi Dishub Kota Malang Linda Sibarani, saat menerima kunjungan kerja Komisi C DPRD Kota Malang di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Senin (11/11).

Dia menyebut adanya mafia lahan dan sewa - beli lahan kios di terminal tipe C seperti di Terminal Madyopuro dan Mulyorejo. "Terbukti, 100 lebih kios di Terminal Arjosari, 25 kios di Mulyorejo, dan 5 kios di Madyopuro semuanya dikuasai secara ilegal, dengan cara penguasaan kios bermodalkan KK dan KTP semata. Seolah-olah berdomisili di sana sudah puluhan tahun. Oknum yang membuatkan KTP dan KK ternyata sudah meninggal, sehingga masalah ini tidak bisa diperkarakan," ungkap Linda.

Akibat praktik ini, kata Linda, Pemkot Malang mengalami kerugian bernilai ratusan juta rupiah. "Sebab, sewa per tahun Rp 2 juta, tinggal mengalikan berapa tahun lamanya sewa tersebut. Belum lagi yang membelinya, tinggal hitung sendiri berapa kerugian yang terjadi," tandasnya.

Ketua Komisi C Fathol Arifin mengakui adanya sejumlah permasalahan di lapangan pasca peralihan pengelolaan Terminal Arjosari dari Dishub Kota Malang ke Kementerian Perhubungan RI.

"Kami melihat persoalan seperti luasan terminal, sebagian wilayahnya dikelola dua instansi pemerintahan. Dishub Kota Malang mengelola lahan pinggiran terminal, termasuk sebagian lahan kiosnya, sedangkan Kemenhub RI mengelola terminalnya plus sebagian kios lainnya," tuturnya.

Menurutnya, sejak Terminal Arjosari dikelola Kemenhub RI fasilitasnya kurang terakomodir. "Pengelolaan Terminal Arjosari kurang maksimal dari Kemenhub RI," tandas pria asal Madura ini.

Untuk itu, Komisi C berharap ada sinergi antara Kemenhub dengan Komisi C untuk mengembangkan Terminal tipe A seperti Terminal Arjosari. "Terminal Arjosari adalah pintu masuk utama transportasi di Malang. Maka pengelolaannya harus jelas dan memadai, terlebih bersih, indah, rapi, tertata kelola dengan baik. Untuk itu, jika Dishub Kota Malang berkeinginan membangun dan menata ulang, kami berharap, Kemenhub RI memiliki keinginan yang sama," timpal Sekretaris Komisi C Agus Marhaenta. (iwa/thu/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 12 Desember 2019 12:27 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Di penghujung tahun 2019, Jawa Timur Park (JTP) 3 Kota Batu kembali menghadirkan theme park terbaru yang tidak kalah menarik dengan theme park lainnya, yakni Milenial Glow Garden (MGG). Obyek wisata Spektakuler Lighting ...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...