Minggu, 17 November 2019 11:29

​Atasi Kekeringan di Pulau Sapudi, Pemprov Jatim Salurkan 750.000 Liter Air Bersih

Selasa, 05 November 2019 17:12 WIB
Editor: MMA
​Atasi Kekeringan di Pulau Sapudi, Pemprov Jatim Salurkan 750.000 Liter Air Bersih
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa peduli pada warga yang kesulitan air bersih. Ia menyerahkan bantuan 750.000 liter air bersih yang disalurkan Pemprov Jawa Timur bekerja sama dengan Koarmada II ke Pulau Sapudi Sumenep Madura Jawa Timur. foto: Istimewa/ BANGSAONLINE.com

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Kondisi kekeringan di Pulau Sapudi menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hari ini, Selasa (5/11/2019), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran OPD Pemprov dan Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Herru Kusmanto, Danlantamal, wakil ketua DPRD, Korem 084 dan wakil bupati Sumenep menyerahkan bantuan berupa distribusi air bersih di Kecamatan Gayam Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

Total ada sebanyak 750.000 liter air bersih yang disalurkan Pemprov Jawa Timur bekerja sama dengan Koarmada II ke Pulau Sapudi. Ratusan ribu air bersih tersebut diberangkatkan dalam dua kali pemberangkatan kapal sejak Minggu (3/11).

Kapal pertama yaitu satu unit KRI Teluk Ende diberangkatkan menuju Pulau Sapudi dengan membawa 500.000 liter air bersih, 6.000 jerigen, 300 terpal, satu unit mobil rescue BPBD, dua unit mobil tangki BPBD, alkon, dan satu unit genset.

Selain itu sebanyak 100 orang kru kapal, 15 orang personel BPBD dan 30 personel dari Dinsos Jawa Timur juga turut diberangkatkan untuk membantu pelaksanaan distribusi air bersih.

Di pemberangkatan kedua, Senin (4/11) giliran dua kapal tug boat yang diberangkatkan dengan membawa 250.000 liter air bersih. Pada dini hari tadi tepatnya pukul 02.00 WIB, semua personil, kapal, peralatan dan logistik sudah berada di Pulau Sapudi.

Gubernur Khofifah menyampaikan bantuan ini adalah hasil sinergi dan strong partnership bersama Koarmada II bersama KSAL. Dikatakan Khofifah, untuk mengatasi masalah kekeringan ini dibutuhkan sinergi dengan lintas sektor dan instansi.

"Untuk mengatasi kekeringan di kepulauan harus ada ikhtiar khusus, karena harus menggunakan armada kapal. Alhamdulillah hasil dari komunikasi kita dengan Pak Panglima Koarmada II kita bisa mendapatkan armada untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih sampai ke masyarakat," kata Khofifah.

Di musim kemarau panjang kali ini dari 38 kabupaten kota di Jawa Timur sebanyak 28 kabupaten kota terdampak kekeringan. Tepatnya sebanyak 662 desa menjadi daerah yang terdampak kekeringan.

Termasuk di Kecamatan Gayam di Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep ini. Total di Kabupaten Sumenep Ada sebanyak 5 kecamatan dan 12 desa yang mengalami kekeringan. Untuk itu ia juga mengajak masyarakat untuk salat istisqo dan berharap agar segera diturunkan hujan yang manfaat dan barokah oleh Allah SWT.

"Terkait air bersih dan sumber daya air Jawa Timur memang daerah kedua setelah DKI yang berdasarkan telaah Bappenas memiliki PR besar untuk dilakukan antisipasi," katanya

Karena itu dalam kunjungan kerjanya di Sapudi, ia juga turut membawa sejumlah OPD. Seperti Kadis ESDM, agar melakukan peninjauan dan perhitungan terkait kebutuhan perpipaan guna menyalurkan sumber air ke masyarakat.

"Penyaluran distribusi air bersih di Sapudi ini akan menjadi rolemodel untuk kita bisa membantu menyalurkan bantuan di wilayah kepulauan yang mengalami kekeringan," kata Khofifah.

Terpisah, Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Herru Kusmanto mengatakan bahwa penyaluran air bersih ini adalah bentuk sinergi dengan Pemprov Jatim beserta Forkopimda Jawa Timur. Pihaknya mengerahkan armada untuk bisa mendistribusikan air hingga sampai ke masyarakat yang mengalami kekeringan.

"Kita menyiapkan satu kapal perang dan juga menggerakkan tug boat dan tongkang untuk mendukung penyaluran air bersih. Kita buat Satgas juga bekerja sama dengan BPBD untuk mengatasi kekeringan," kata Herru. Menurutnya ini adalah bentuk sinergitas nyata Forkopimda Jawa Timur dalam membantu penyejahteraan masyarakat Jawa Timur. (*)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Minggu, 17 November 2019 01:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...