Senin, 21 September 2020 23:14

​Kini, Kulit Bertato Orang Mati Bisa Digunakan untuk Hiasan Dinding

Senin, 21 Oktober 2019 17:35 WIB
Editor: Choirul
​Kini, Kulit Bertato Orang Mati Bisa Digunakan untuk Hiasan Dinding
Tatto, sedikit sakit bisa beri kenangan seumur hidup atau penyesalan seumur hidup. foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com - Seorang dokter hewan menawarkan jasa kontroversial. Yaitu, menguliti tato pada keluarga yang meninggal, untuk dijadikan hiasan dinding, agar bisa mengenang almarhum selamanya.

Tato bisa sangat berarti dan memiliki banyak nilai sentimental bagi pemilik dan orang yang mereka cintai. Selama masa hidup, beberapa orang dapat menghabiskan ribuan tinta tubuh mereka dan satu tukang mayat, yang juga dokter hewan, menawarkan layanan kontroversial untuk mengubah tato menjadi 'seni rupa'. Dialah Michael Sherwood, dari Cleveland.

Layanan ini bermula, beberapa tahun yang lalu ketika Michael dan putranya Kyle sedang minum-minum bersama teman-teman mereka dan mereka melanjutkan dengan topik tentang seberapa besar arti tato bagi orang-orang. Salah satu teman Michael mengatakan kepadanya bahwa ia ingin tato miliknya dilestarikan ketika ia lewat, seperti dilansir 9news.com.au.

"Dengan seni dalam tato dan betapa maknanya bagi orang, mengapa tidak menyimpannya setelah mereka mati?," kata Kyle.

"Orang-orang menaruh abu di guci di atas mantel dan mengunjungi batu nisan dengan nama orang yang mereka cintai di atasnya. Mengapa tidak menyimpan tato mereka sebagai peringatan?," tambahnya.

Maka, mereka akhirnya melahirkan layanan 'Save My Ink Forever' .

Kyle menjelaskan 'proses panjang' menguliti mayat yang memakan waktu tiga hingga empat bulan, dan dimulai dalam 72 jam setelah kematian seseorang. Diawali dari mayat kulit bertato itu 'dikeluarkan' di rumah duka.

Mereka mengatakan proses itu tidak mengganggu prosesi pemakaman, atau kremasi dan dilakukan dengan standar martabat dan rasa hormat - meskipun harus mengambil tato di wajah, atau vagina atau penis. “Setelah tato itu sudah jadi hiasan dinding, tak lagi perlu perawatan selamanya,” kata dia.

'Save My Ink Forever' telah menerima beberapa reaksi - dengan pasangan itu bahkan dibandingkan dengan Ed Gein, seorang pembunuh terkenal karena membuat pakaian dan topeng dari tubuh korbannya.

Michael dan Kyle sebaliknya fokus pada keinginan pada keluarga yang dicintai, meskipun mereka harus menolak permintaan untuk membuat kap lampu dan sampul buku dari kulit. "Kami membantu keluarga dan memenuhi keinginan terakhir mereka," tambah Kyle. "Kami tidak mencoba membuat freakshow."

Sumber: mirror.co.uk
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...