Sabtu, 31 Juli 2021 03:19

Mangkir Ketiga Kalinya, Kejari Cari Keberadaan Sekda Gresik ke Kantor Bupati dan Rumah Pribadi

Jumat, 18 Oktober 2019 19:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Mangkir Ketiga Kalinya, Kejari Cari Keberadaan Sekda Gresik ke Kantor Bupati dan Rumah Pribadi
Tim Kejari Gresik saat mencari keberadaan Sekda Andhy Hendro Wijaya di kantor Bupati Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya untuk kali ketiga mangkir dari panggilan penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik, Jumat (18/10). Pemanggilan Sekda Gresik terkait pengembangan kasus korupsi dana insentif di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) yang telah menyeret Plt. Ketua BPPKAD, M. Muktar.

Pemanggilan Sekda Gresik merupakan tindak lanjut perintah Majelis Hakim Tipikor, yang meminta agar kasus tersebut dikembangkan.

Karena tak hadir, Tim Pidsus kemudian mencari keberadaan Sekda Gresik di sejumlah tempat. Di antaranya, memeriksa ruang kerja Sekda di Kantor Bupati Gresik, dan rumah pribadinya di komplek perumahan Grand Garden (belakang Icon Mall), Jalan Dr. Wahidin S.H., Kebomas.

Namun, di kedua tempat itu Tim Pidsus tak melihat batang hidung Sekda Andhy Hendro Wijaya.

BACA JUGA : 

Kuasa Hukum Terdakwa Camat Duduksampeyan Nonaktif Nilai Saksi Ahli Inspektorat Tak Kuasai Materi

Sidang Lanjutan Camat Duduksampeyan Nonaktif, Hakim PN Tipikor Tolak Eksepsi Terdakwa

Anggaran KONI Gresik Termin 1 Rp 1,9 M Akhirnya Cair

KONI Gresik Merana! Dapat APBD Rp 5 M, Sepeser pun Belum Dicairkan oleh BPPKAD

Humas Kejari Gresik Bayu Probo Sutopo, menyatakan ketidakhadiran Sekda Gresik dalam pemanggilan yang ketiga kalinya ini merupakan bentuk tindakan tak kooperatif selaku pejabat publik.

"Padahal, amanah Pasal 121 KUHAP, sifatnya wajib untuk hadir sebagai saksi atau tersangka yang dipanggil untuk memberikan keterangan kepada penyidik," ujar Bayu Probo Sutopo yang juga menjabat Kasi Intel Kejari Gresik ini.

Ia juga menyayangkan sikap sekda yang tak memberikan konfirmasi kepada penyidik terhadap ketidakhadirannya. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk sikap yang tidak menghargai proses hukum.

Terkait hal ini, Kejaksaan Gresik akan segera mengambil tindakan tegas sesuai koridor KUHAP, namun tetap berpatokan pada situasi kondisi saksi sebagai pejabat publik.

"Kami akan memberikan kesempatan 1 kali lagi kepada Sekda untuk hadir memberikan keterangan. Apabila yang bersangkutan tak lagi mengindahkan hukum yang berlaku di Indonesia, maka kita lakukan upaya paksa dalam menghadirkan Sekda sebagai saksi," cetusnya.

Ia berharap Sekda kooperatif untuk hadir pada pemanggilan selanjutnya yang telah dijadwalkan Senin (21/10) mendatang. "Sehingga penanganan perkara pemotongan dana intensif di BPPKAD ini bisa maksimal," pungkasnya. (hud/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...