Sabtu, 04 April 2020 06:36

Divonis 4 Tahun Penjara, Muktar Masih Berstatus PNS Pemkab Gresik dan Terima Gaji

Jumat, 27 September 2019 18:15 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Divonis 4 Tahun Penjara, Muktar Masih Berstatus PNS Pemkab Gresik dan Terima Gaji
M. Muktar saat digelandang petugas Kejaksaan Negeri Gresik usai di-OTT, bulan Januari silam.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Mantan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gresik, M. Muktar telah divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor, Surabaya dalam kasus korupsi. Meski demikian, Muktar hingga saat ini masih berstatus PNS Pemkab Gresik.

Hal ini dikarenakan Pemkab Gresik belum menerima putusan inkracht (tetap) dari pengadilan. "Iya, saat ini Pak Muktar mash bestatus PNS kita. Dia masih mendapatkan gaji. Namun, gajinya dipotong separuh," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik, Nadlif kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (27/9).

"Makanya, statusnya masih tetap PNS di lingkungan Pemkab Gresik. Cuma, Pak Muktar kami hentikan sementara. Nantinya kalau ada putusan tetap dan yang bersangkutan divonis bersalah, maka langsung kami hentikan," terangnya.

Namun, Nadlif mengaku belum mengetahui apakah Muktar akan mengajukan banding atau tidak atas vonis 4 tahun penjara yang diterimanya dari Pengadilan Tipikor Surabaya. "Kami belum dapat laporan. Kami minta salinan putusan pun juga belum dapat," pungkasnya. 

Diketahui, Muktar didakwa telah melakukan korupsi dengan modus memotong insentif para pejabat dan pegawai jasa pungut pajak daerah dengan persentase variatif. Pemotongan itu diketahui mulai dilakukan sejak tahun 2014, di mana waktu itu pencetus pemotongan adalah Kepala DPPKAD yang dijabat oleh Yetty Sri Suparyati, dan dilanjutkan oleh Kepala Badan sesudahnya hingga akhir tahun 2018, di mana waktu itu terdakwa menjabat sebagai Plt Kepala BPPKAD Pemkab Gresik.

Dalam dakwaan, juga diuraikan bahwa Tim Pidsus Kejari telah melakukan OTT di DPPKAD atas pemotongan jasa insentif. Total uang yang berhasil diamankan dari OTT sebesar Rp 531.623.000. Uang yang terkumpul itu hanya sebagian, jika terkumpul semua bisa mencapai Rp 1,1 miliar. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...