Rabu, 20 November 2019 05:36

Ratusan Mahasiswa Demo DPRD dan Pemkot Malang, Sebut Anggota DPR Tipu Rakyat dan Sewenang-wenang

Senin, 23 September 2019 11:58 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Iwan Irawan
Ratusan Mahasiswa Demo DPRD dan Pemkot Malang, Sebut Anggota DPR Tipu Rakyat dan Sewenang-wenang
Ratusan mahasiswa saat demo di depan gedung DPRD dan Balai Kota Malang, Senin (23/09). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Lebih dari 500 mahasiwa dari berbagai kampus se-Malang Raya, melakukan aksi demo besar-besaran di depan gedung DPRD dan Balai Kota Malang, Senin (23/09).

Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya pencabutan UU Revisi KPK, penolakan draft RUU KUHP, serta menuntut pemberhentian pemberian izin terhadap korporasi pembakar hutan.

Dalam orasinya, mereka menganggap para anggota DPR RI telah menipu rakyat, dan bertindak sewenang-wenang dalam menggodok dan memutuskan UU tanpa memperhatikan aspirasi rakyat.

Mahasiswa juga menuding pemerintah ditunggangi kepentingan Oligarki. “Kami menganggap ini jelas menipu rakyat secara nyata dengan mengatasnamakan rakyat. Akan tetapi, di dalamnya menyengsarakan rakyat,” tutur salah satu orator.

Aksi demo yang rencananya akan digelar hingga sore hari ini menjadi kado istimewa menjelang pelantikan Ketua DPRD Kota Malang I Made Riadiana Kartika bersama tiga wakilnya.

Sementara itu, Kelvin Al Firdaus, salah satu mahasiswa dari Universitas Negeri Malang Fakultas Ekonomi menyebut bahwa aksi demo ini telah dipersiapkan sejak dua hari sebelumnya. “Awalnya terilhami dari teman mahasiswa dari UGM. Jadi tujuan aksi ini untuk mensupport dan turut berjuang menghentikan langkah DPR RI. Kita sokong dari daerah berupa gelombang aksi penolakan di gedung DPRD. Aksi kami ini bentuk support di daerah, di mana teman-teman mahasiswa yang lagi berjuang di Jakarta hingga saat ini belum ada kejelasan. Untuk itu, kami di daerah berupaya menyemangati dengan menggelar demo ini,” tegasnya.

Aksi turun ke lapangan ini, lanjut Kelvin, bentuk kepedulian dan kesadaran mahasiswa akan bahaya Revisi UU KPK yang bisa berdampak luas bagi penindakan kasus korupsi. Bahkan ia mengaku telah mendapat restu dari dosen untuk menggelar aksi. “Kami murni berjuang bersama rakyat, kebetulan kami sebagai mahasiswa,” tambahnya.

“Kami bertekad memperjuangan seruan ini bersama seluruh elemen dan mahasiswa se-Indonesia, sampai semuanya menjadi jelas, dan betul-betul dicabut,” pungkas Kelvin.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pejabat Pemkot ataupun anggota DPRD Kota Malang yang menemui para mahasiswa. Pantauan BANGSAONLINE.com, sejumlah ASN Pemkot dan anggota DPRD hanya menengok dari Balkon. “Ayo turun,” teriak mahasiswa begitu mengetahui ada yang mengintip. (iwa/thu/dur)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...