Selasa, 19 November 2019 02:20

Dishub Jatim UPT P3 LLAJ Malang Gelar Operasi Keselamatan, 13 Pelanggaran Disidang di Tempat

Rabu, 11 September 2019 16:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Dishub Jatim UPT P3 LLAJ Malang Gelar Operasi Keselamatan, 13 Pelanggaran Disidang di Tempat
Para pelanggar saat menunggu proses penilangan dari pihak Satlantas Polres Malang Kota usai terjaring operasi patuh Semeru di Terminal Landungsari Malang, Rabu (11/09). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Dinas Perhubungan UPT P3 LLAJ Malang - Jawa Timur menggelar operasi keselamatan, ketertiban, dan kesadaran masyarakat tahun 2019 bertempat di kawasan Terminal Landungsari, Rabu (11/09).

Dalam operasi itu, Dishub UPT P3 LLAJ Malang dibantu tim gabungan yang terdiri dari Dishub Kota Malang, Satlantas, dan Satreskrim Polres Malang Kota, Polsek Lowokwaru, serta POM TNI-AD dan beberapa personel Kejaksaan.

Menurut Kasubag TU UPT P3 LLAJ Dishub Jatim Holili, operasi tersebut merupakan kegiatan rutinitas. "Tujuan dari operasi ini, kami berharap semua pengendara bisa semakin sadar, peduli dan tertib dalam berlalu lintas," kata Holili.

Dalam operasi yang digelar selama 2 jam itu, petugas melakukan pemeriksaan sebanyak 232 kendaraan roda empat. Namun, hanya terdapat 13 pelanggaran yang berhasil disidangkan di tempat oleh hakim Kejaksaan Negeri Kota Malang.

"Kami hanya menemukan pelanggaran buku uji KIR habis masa berlakunya, dan pelanggaran dimensi," jelas Holili, Rabu (11/09).

Sementara Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang Kota Iptu M. Syaikhu menerangkan, operasi gabungan dengan Dishub Jatim ini digelar bersamaan dengan operasi patuh semeru di hari terakhir. Selama 2 minggu operasi patuh semeru, Satlantas memeriksa lebih dari 4.000 unit kendaraan roda.

"Kami dari Satlantas Polres Malang Kota telah melakukan penindakan penilangan lebih dari angka 1.500 kendaraan roda dua selama operasi patuh berlangsung dua minggu di Kota Malang," terang Iptu Syaikhu.

Dari 1.500 kendaraan roda dua yang ditilang, lanjut Syaikhu, pelanggaran didominasi oleh pengendara yang tidak memiliki SIM, dan tidak bisa menunjukkan STNK. "Akan tetapi nilai angka kecelakaan mengalami penurunan sebesar 55 persen, meski angka pelanggarannya dibilang masih lumayan tinggi. Kami melihat pelaksanaan penertiban lalu lintas di Kota Malang bisa dikatakan ada sedikit penurunan. Walupun jumlahnya belum signifikan," pungkasnya. (iwa/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...