Selasa, 15 Oktober 2019 09:34

​Madoera Tempo Doeloe Pamekasan Gelar Muskerda Perdana

Minggu, 25 Agustus 2019 19:06 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
​Madoera Tempo Doeloe Pamekasan Gelar Muskerda Perdana
Anggota MTD foto bersama usai acara Muskerda Pamekasan berikut ketua serta para tokoh Madura.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Madoera Tempo Doeloe (MTD) Kabupaten Pamekasan menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) 2019 untuk pertama kalinya, bertempat di Aula PKG Pamekasan, Minggu (25/08/19) pagi.

Kegiatan ini mengambil tema "Melalui Silaturrahmi dan Muskerda Kita Upayakan Profesionalisme yang Sampak, Kompak tor Rampak Dalam Rangka Mewujudkan Pamekasan Hebat, Serajjah, Bajjrah, tor Parjuggeh".

Hadir secara langsung, Ketua Umum MTD M Hasbullah dan segenap pengurus pusat, para tokoh senior seperti H. Daut Sumantri, KH Raden Toriq Syakrani yang masih keturunan Raja Fi Pamekasan, H Hazim Mukti, dan 56 anggota MTD.

Rakerda yang juga pemilihan Ketua Korda Pamekasan tersebut dibuka oleh Ketua Umum MTD Hasbullah Wijoyo. "Tujuan utama dari Madura Tempoe ini untuk mengangkat budaya Madura yang hebat ini ke ranah nasional maupun internasional," ujar Hasbullah yang asli Kabupaten Pamekasan.

Dalam sambutannya, Hasbullah juga mengajak para generasi muda untuk melangkah jauh ke depan demi Madura.

"MTD diharapkan menjadi organisasi yang independen dalam memajukan dan mengenalkan serta melestarikan kebudayaan Pulau Madura sebagai penghargaan terhadap para leluhur terdahulu yang telah mewariskan kebudayaan yang sangat kaya, serta mengawal kepentingan masyarakat Madura baik hal ekonomi, sosial, dan budaya," tutur ayah 3 putra tersebut.

Bahkan Hasbullah meminta kepada para anggota MTD untuk mengenalkan budaya Madura yang sangat kaya kepada masyarakat lokal maupun internasional. Ia berharap MTD bisa menjadi wadah bagi masyarakat Madura untuk turut serta memajukan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Madura.

Sedangkan Iwan Prama sebagai Ketua MTD Korda Pamekasan mengharapkan, seluruh anggota bisa bekerja sama memajukan Madura, khususnya Kabupaten Pamekasan.

"Sesuai dengan program Bupati Pamekasan yang ingin menciptakan Pamekasan hebat, yang Rajjah, Bajrah tor Parjughah," ungkapnya.

Silaturrahmi MTD yang bernuansa tempo dulu dengan menyajikan makanan dan minuman tradisional yang menjadi makanan khas orang Madura tempo dulu. Acara berjalan dengan penuh keakraban dan persaudaraan. Juga tidak lupa diberikan doorprize serta voucher umrah sebesar Rp 1 juta bagi seluruh anggota MTD yang hadir. (yen/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...