Senin, 14 Oktober 2019 18:50

​Dana PKH 3 Tahun Tidak Cair, BRI Sampang Didemo Aliansi LSM

Kamis, 22 Agustus 2019 00:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Bahri
​Dana PKH 3 Tahun Tidak Cair, BRI Sampang Didemo Aliansi LSM
Pimpinan BRI Imam Syafii saat menemui para pendemo.

SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Aliansi Peduli KPS (Keluarga Pra Sejahtera) gabungan dari 9 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mendemo kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sampang. Hal ini dilakukan karena selama tiga tahun, dana PKH tidak dicairkan kepada masyarakat miskin sebagai penerima.

Sebelum turun jalan, pendemo melakukan aksi jalan kaki dari Pasar Srimangunan menuju Kantor Cabang BRI Sampang jalan Wakhed Hasyim, kemarin.

Sambil berorasi dan membagi selebaran kepada pengguna jalan, massa Aliansi Peduli KPS dan KPM membawa pamflet bertuliskan "3 tahun kami menahan lapar, cairkan uang kami, dan BRI penindas rakyat miskin."

Setibanya di depan kantor Cabang BRI, petugas keamanan menjaga ketat sambil menunggu Pimpinan Cabang BRI dan membiarkan korlap aksi berorasi.

Kordinator aksi Tamsul mengungkapkan, sejak tahun 2017 – 2019 ada 2.727 KPM Program Keluarga Harapan (PKH) yang bantuannya belum cair.

“Padahal sebelumnya Pendampinģ PKH telah melakukan rekonsiliasi dengan Pemkab melalui Dinsos dan diteruskan ke Kemensos. Anehnya, sebagian masyarakat dibuatkan buku tabungan dan langsung dicairkan," ungkapnya.

Tamsul menuding BRI Cabang Sampang tidak profesional dan meminta supaya segera menyalurkannya. Selain itu Ia meminta agar oknum BRI yang menghambat pencairan supaya dipecat.

Pimpinan Cabang (Pimca) BRI Imam Syaffi Toha yang didampingi Kepala Dinsos Drs Moh Amirudin berjanji akan segera mencairkan asalkan KPM benar-benar ada dan akan memudahkan persyaratan yang harus dipenuhi.

“Terima kasih kami diberi penjelasan, sebab Pimca sebelumnya belum tahu kalau ada permasalahan dan akan segera menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya,” pungkasnya. (hri/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...