Selasa, 18 Februari 2020 22:14

​Yenny Wahid: Gus Dur Berusaha Keras Kembalikan Martabat Warga Papua

Rabu, 21 Agustus 2019 17:07 WIB
Editor: Tim
​Yenny Wahid: Gus Dur Berusaha Keras Kembalikan Martabat Warga Papua
Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny Wahid) bersama para mahasiswa Papua yang berada di Jombang ziarah ke Makam Gus Dur di Pesantren Tebuireng, Rabu (21/8/2019). foto: istimewa

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Tokoh muslimah muda Zannuba Ariffah Chafsoh yang akrab dipanggil Yenny Wahid memahami jika warga Papua tersinggung dengan kata-kata kasar saat terjadi kasus di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya.

“Saya mengerti ada yang tersinggung ketika dihina dengan kata-kata yang kasar. Mungkin mama-mama di sana marah, saya sebagai mama anak tiga mengerti rasa sakitnya ketika anaknya dihina. Namun kami semua katakan, kepada pace-pace, mace-mace, dan mama-mama di sana bahwa kami sayang warga Papua,” tegas putri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu saat mimpin ziarah ke makam Gus Dur bersama sejumlah mahasiswa-mahasiswi Papua yang ada di Jombang, Jawa Timur, Rabu (21/8/2019).

“Kita sesama warga Indonesia, dari berbagai latar suku dan agama yang berbeda, datang untuk ziarah ke Gus Dur. Kita ingin mengirim pesan kepada semuanya, terkhusus kepada saudara di tanah Papua bahwa di pulau Jawa ada tokoh yang begitu dekat dengan Papua yaitu Gus Dur,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan tentang perjuangan Gus Dur dalam memperjuangkan harkat warga Papua. “Tentu kita masih ingat bagaimana Gus Dur berusaha keras mengembalikan harkat dan martabat warga Papua. Dari semula yang merasa jadi anak tiri bangsa Indonesia menjadi setara,” kata Yenny Wahid sembari minta agar kedekatan Gus Dur dengan warga Papua harus dijaga.

Menurut dia, perjuangan Gus Dur telah menempatkan warga Papua pada posisi hak yang sama dalam hukum dan konstitusi. Gus Dur – kata Yenny - semasa hidupnya terus berusaha memanusiakan warga Papua. Bahkan sejarah mencatat saat Gus Dur jadi presiden itu warga Papua dipersilakan memanggil diri mereka dengan nama kebanggaannya yaitu Papua.

Acara ziarah itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonsia Raya. Mereka juga juga memekikkan, “Papua adalah kita”. Seorang mahasiswi bahkan memasang ikat kepada ke kepala Yenny. Usai melakukan doa bersama mereka ramah tamah di ndalem kasepuhan yang terletak di samping masjid Tebuireng. tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Senin, 10 Februari 2020 11:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTidak sama an...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...