Sabtu, 21 September 2019 10:34

​Yenny Wahid: Gus Dur Berusaha Keras Kembalikan Martabat Warga Papua

Rabu, 21 Agustus 2019 17:07 WIB
Editor: Tim
​Yenny Wahid: Gus Dur Berusaha Keras Kembalikan Martabat Warga Papua
Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny Wahid) bersama para mahasiswa Papua yang berada di Jombang ziarah ke Makam Gus Dur di Pesantren Tebuireng, Rabu (21/8/2019). foto: istimewa

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Tokoh muslimah muda Zannuba Ariffah Chafsoh yang akrab dipanggil Yenny Wahid memahami jika warga Papua tersinggung dengan kata-kata kasar saat terjadi kasus di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya.

“Saya mengerti ada yang tersinggung ketika dihina dengan kata-kata yang kasar. Mungkin mama-mama di sana marah, saya sebagai mama anak tiga mengerti rasa sakitnya ketika anaknya dihina. Namun kami semua katakan, kepada pace-pace, mace-mace, dan mama-mama di sana bahwa kami sayang warga Papua,” tegas putri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu saat mimpin ziarah ke makam Gus Dur bersama sejumlah mahasiswa-mahasiswi Papua yang ada di Jombang, Jawa Timur, Rabu (21/8/2019).

“Kita sesama warga Indonesia, dari berbagai latar suku dan agama yang berbeda, datang untuk ziarah ke Gus Dur. Kita ingin mengirim pesan kepada semuanya, terkhusus kepada saudara di tanah Papua bahwa di pulau Jawa ada tokoh yang begitu dekat dengan Papua yaitu Gus Dur,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan tentang perjuangan Gus Dur dalam memperjuangkan harkat warga Papua. “Tentu kita masih ingat bagaimana Gus Dur berusaha keras mengembalikan harkat dan martabat warga Papua. Dari semula yang merasa jadi anak tiri bangsa Indonesia menjadi setara,” kata Yenny Wahid sembari minta agar kedekatan Gus Dur dengan warga Papua harus dijaga.

Menurut dia, perjuangan Gus Dur telah menempatkan warga Papua pada posisi hak yang sama dalam hukum dan konstitusi. Gus Dur – kata Yenny - semasa hidupnya terus berusaha memanusiakan warga Papua. Bahkan sejarah mencatat saat Gus Dur jadi presiden itu warga Papua dipersilakan memanggil diri mereka dengan nama kebanggaannya yaitu Papua.

Acara ziarah itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonsia Raya. Mereka juga juga memekikkan, “Papua adalah kita”. Seorang mahasiswi bahkan memasang ikat kepada ke kepala Yenny. Usai melakukan doa bersama mereka ramah tamah di ndalem kasepuhan yang terletak di samping masjid Tebuireng. tim)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...