Tekan Risiko Laka saat Nataru, Satlantas Polres Pasuruan Sisir Lokasi Rawan di Perlintasan KA

Tekan Risiko Laka saat Nataru, Satlantas Polres Pasuruan Sisir Lokasi Rawan di Perlintasan KA Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan saat sidak di beberapa titik rawan bersama PT KAI Daops 8, Daops 9, Dinas Bina Marga, dan Dishub Kabupaten Pasuruan. (Ist)

PASURUAN, BANGSAONLINE.com – Dalam rangka menekan risiko kecelakan selama libur , Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan menyisir jalur kereta api, memetakan titik rawan kecelakaan, hingga menutup akses kendaraan roda empat di perlintasan sebidang tanpa palang pintu yang dinilai berisiko tinggi, Sabtu (20/12/2025).

Langkah ini diambil dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2025, sebagai upaya menekan potensi kecelakaan fatal.

Inspeksi lapangan dilakukan secara terpadu bersama PT KAI Daops 8, Daops 9, Dinas Bina Marga, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan. Fokus utama kali ini diarahkan pada perlintasan sebidang, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu yang selama ini menjadi titik rawan benturan antara kereta api dan pengguna jalan.

Sejumlah lokasi strategis yang ditinjau tim gabungan antara lain JPL 111 di Desa Raci, JPL 104 di jalur KA Latek Bangil, serta perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Selorawan Kecamatan Beji.

Di Selorawan, yang sebelumnya pernah terjadi kecelakaan lalu lintas, aparat menutup akses bagi kendaraan roda empat, dan hanya mengizinkan pengguna motor yang melintas.

“Kami memprioritaskan pencegahan. Perlintasan tanpa palang memiliki risiko tinggi, terutama saat intensitas kendaraan meningkat drastis pada masa ,” kata kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Derie Fradesca, melalui Kanit Turjawali Ipda Aries Setyandono, saat memimpin survei lapangan.

Hasil pengecekan mencatat sejumlah persoalan teknis yang perlu segera dibenahi. Salah satunya yakni minimnya penerangan jalan di beberapa titik perlintasan.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO