Kamis, 13 Agustus 2020 12:44

OTT 2 Oknum LSM Terkait Proyek Pemeliharaan Rumdis Wabup Gresik

Selasa, 13 Agustus 2019 20:04 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
OTT 2 Oknum LSM Terkait Proyek Pemeliharaan Rumdis Wabup Gresik
Kapolres AKBP Wahyu S. Bintoro saat mengekpos 2 oknum LSM LIPAN, terduga pelaku pemerasan Kabag Umum Setda Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro menggelar konferensi pers terkait Operasi Tangkap Tangan terhadap 2 oknum LSM Lembaga Investigasi Pemantau Aset Negara (LIPAN) di Mapolres Gresik, Selasa (13/8).

Kedua tersangka adalah Micel Panjaitan dan Johnsen Pargaulan Nababan, warga Sidoarjo. Mereka di-OTT saat melakukan dugaan pemerasan terhadap Kabag Umum Setda Gresik Sukardi.

Kapolres menceritakan kronologi dugaan pemerasan. Yakni bermula saat para terduga pelaku mempertanyakan proyek pemeliharaan rumah dinas (Rumdis) Wakil Bupati Gresik pada tahun 2018 yang pekerjaannya dipecah-pecah melalui penunjukkan langsung (PL).

"Jadi para terduga pelaku ini mempersoalkan proyek pemeliharaan di rumah dinas wakil bupati," terangnya.

Lanjut Kapolres, para terduga pelaku kemudian mengancam akan membawa kasus tersebut ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) kalau permintaan uang Rp 50 juta tak dituruti. Sebelum meminta uang Rp 50 juta, kedua oknum LSM ini mengirim surat permintaan klarifikasi atas proyek pemeliharaan rumdis wabup kepada Bagian Umum Setda Kabupaten Gresik.

Surat itu kemudian dibalas. Selain itu, Bagus, pegawai Bagian Umum juga menelepon keduanya melalui kontak yang tertera dalam surat. Selanjutnya, kedua tersangka minta bertemu di rumah makan (RM) Agis Jambangan, Surabaya, pada Senin (12/8).

"Dalam pertemuan itu, kedua oknum LSM meminta bertemu langsung dengan Kabag Umum Sukardi," terang Kapolres.

Pada hari yang sama, sekitar pukul 14.00 WIB, keduanya menghubungi Bagus meminta agar menyampaikan pesan kepada Sukardi yang intinya disiapkan uang Rp 50 juta. "Mereka mengancam akan melapor ke Kejati. Namun, akhirnya dikasih Rp 5 juta," katanya.

"Terduga pelaku saat kami OTT kedapatan membawa uang Rp 5 juta, dan sejumlah barang bukti lain," imbuhnya.

Akibat perbuatannya, Kapolres menambahkan, para pelaku dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara dan pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman 3 tahun penjara. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...