Rabu, 20 November 2019 05:37

Mangkir Lagi Keempat Kalinya, Kajari Perintahkan Tim Gabungan Cari Keberadaan Sekda Gresik

Senin, 21 Oktober 2019 14:00 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Mangkir Lagi Keempat Kalinya, Kajari Perintahkan Tim Gabungan Cari Keberadaan Sekda Gresik
Pandu Pramukartika, Kajari Gresik.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Pandu Pramukartika memerintahkan tim gabungan yang terdiri dari pidana khusus (Pidsus), dan Intel mencari keberadaan Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya, Senin (21/10).

Perintah ini dilakukan lantaran panggilan ke-4 kalinya sebagai saksi atas pengembangan kasus korupsi pemotongan dana insentif di BPPKAD, kembali diindahkan oleh Sekda, Senin (21/10). Hingga pukul 12.00 WIB, mantan Kepala BPPKAD itu tak kunjung hadir.

"Saya telah meminta tim dari Pidsus dan Intel untuk mencari Pak Sekda. Sebab, hingga panggilan ke-4 hingga pukul 12.00 WIB tak hadir," kata Kajari kepada sejumlah wartawan, Senin (21/10).

"Saat ini kita upayakan dulu secara baik-baik. Kita tunggu sampai sore, kalau tidak hadir maka terpaksa kita jemput paksa," imbuhnya.

Kajari menegaskan, bahwa pemanggilan Sekda untuk melengkapi keterangan saksi dan pengembangan kasus korupsi BPPKAD. "Masih jauh tersangkanya. Ini masih melengkapi keterangan saksi," tegasnya.

Terkait mangkirnya Sekda keempat kalinya, Pandu mengaku sejauh ini belum menentukan status daftar pencarian orang (DPO), atau cekal terhadap Sekda Andhy. "Belum. Belum ada itu. Nanti, kita lihat perkembangan," terangnya.

Diketahui, Kejari Gresik sebelumnya telah melayangkan empat kali surat panggilan kepada Sekda Gresik. Terakhir, pemanggilan dengan agenda pemeriksaan sebagai saksi itu dijadwalkan pada Senin (21/10).

Dalam surat panggilan itu penyidik memberi batas waktu hingga pukul 12.00 WIB siang. Namun, lagi-lagi orang nomer tiga di Pemkab Gresik itu kembali mangkir tanpa alasan yang jelas.

Diberitakan sebelumnya, Hakim Tipikor Surabaya yang memimpin sidang terdakwa mantan Plt. Kepala BPPKAD,M. Muktar meminta Kejari Gresik melakukan pengembangan kasus pemotongan dana insentif pegawai BPPKAD.

Penyidik Kejari lalu memanggil 12 saksi, di antaranya Kabid dan Kasubag, serta mantan Kabid dan Kasubag di BPPKAD. Namun, dari seluruh saksi, hanya Sekda Gresik yang mangkir hingga 3 kali dari panggilan penyidik Pidsus hingga dilayangkan pemanggilan ke-4. (hud/dur)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...