Rabu, 27 Mei 2020 11:25

Nikah Usia Muda Jadi Salah Satu Faktor Penyebab Perceraian

Selasa, 13 Agustus 2019 19:14 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Nikah Usia Muda Jadi Salah Satu Faktor Penyebab Perceraian
Para calon pengantin foto bareng usai mengikuti Bimbingan Perkawinan di aula masjid Baiturrozaq Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Tuban, Selasa (13/8).

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Salah satu faktor perceraian di Tuban yakni banyaknya pasangan yang menikah dalam usia muda. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag Tuban Sahid, saat memberikan pengarahan Bimbingan Perkawinan angkatan ke XXVIII di aula masjid Baiturrozaq Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Selasa (13/8). 

“Proses awalnya terjadi perceraian karena banyaknya pasangan yang menikah muda, sehingga belum bisa mempersiapkan kehidupan keluarganya dengan baik,” ucap Sahid.

Ia menyampaikan data Kementerian Agama, bahwa tak sedikit pasangan yang meminta dispensasi untuk menikah di bawah umur. Berdasarkan Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974, usia yang dinyatakan cukup umur untuk pria 19 tahun, sedangkan wanita 16 tahun.

Ia mengungkapkan alasan pasangan di bawah umur yang mengajukan dispensasi nikah, di antaranya karena kondisi darurat, salah satunya kehamilan di luar nikah.

“Misalkan yang wanitanya sudah hamil duluan, jadi terpaksa dikasih dispensasi, karena tidak mungkin kita membiarkannya. Kemudian, juga ada aspek-aspek lainnya yang memicu, seperti budaya atau adat. Tapi biasanya usia labil itu yang menjadi pemicu retaknya rumah tangga,” ujar pria asal Gresik ini.

Sementara itu fasilitator bimbingan perkawinan kabupaten Tuban, Laidia Maryati menjelaskan tentang dua kebutuhan keluarga, yakni kebutuhan fisik dan non fisik. Kebutuhan fisik bisa berupa rumah, mobil, perabotan, dan uang. Sedangkan, kebutuhan non fisik bisa berbentuk cinta, kasih sayang, dan perhatian.

"Semua kebutuhan itu bisa di wujudkan secara selaras dan seimbang dengan kesepakatan dan ukur diri. Artinya, memenuhi kebutuhan sesuai kemampuan dengan tetap berlandaskan kepada 4 pilar perkawinan yakni berpasangan, janji kokoh, memperlakukan pasangan dengan baik, dan musyawarah," ujar wanita yang juga Pranata Humas Kemenag Tuban ini. (gun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...