Minggu, 20 Oktober 2019 14:17

Sukri Masih Sempat Lari Saat Tertimpa "Lengan" Crane, Baru Tahu saat Kepalanya Berlumuran Darah

Selasa, 13 Agustus 2019 15:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Sukri Masih Sempat Lari Saat Tertimpa "Lengan" Crane, Baru Tahu saat Kepalanya Berlumuran Darah
Sukri, korban jatuhnya crane saat ditemui wartawan.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Sukri (sebelumnya ditulis Sukari) warga Lingkungan Tegal Boto, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, yang menjadi korban dari jatuhnya lengan crane, sempat lari setelah tertimpa atap rumahnya. Bahkan dirinya mengaku baru sadar menjadi korban setelah melihat darah mengucur dari kepalanya.

Diketahui sebelumnya, lengan alat berat crane patah dan menimpa 3 rumah. Alat berat yang berfungsi untuk membantu proses pembangunan gedung integrated laboratory for plant and natural medicine dan gedung integrated laboratory for health science atau umum disebut gedung kembar itu, juga melukai 1 orang korban, hingga harus mendapat perawatan di RSUD dr. Soebandi Jember.

"Saat itu saya sempat lari setelah tertimpa atap rumah, yang belakangan saya tahu ada batang crane besar jatuh di atap rumah saya. Saat itu saya memang sedang memperbaiki toilet," kata Sukri saat dikonfirmasi wartawan, Selasa siang (13/8/2019).

Saat lari itulah, ia baru sadar jika kepalanya terluka. "Suaranya keras sekali 'duaarrrr' gitu. Bahkan tetangga jauh juga dengar. Saya Alhamdulillah juga langsung lari setelah tertimpa atap itu. Setelah itu dibantu orang-orang proyek dan didampingi istri diantar ke rumah sakit," sambungnya.

Sukri pun harus mendapat 4 jahitan di kepalanya, karena lukanya akibat tertimpa atap itu. "Kalau langsung (tertimpa, Red) lengan crane yang batangnya besar itu, gak tahu sudah. Mungkin hari ini tidak ketemu sama kamu (sembari menunjuk wartawan yang mewawancarai)," ungkapnya.

Karena itu, dirinya merasa bersyukur masih diberi keselamatan. Bahkan dirinya, rumah anaknya, dan rumah tetangga mendapat ganti rugi dari perusahaan CV yang menggarap gedung kembar itu. "Tadi kita semua rapat di musala sini, dan di sana pihak proyek minta maaf. Juga hari ini rumah saya, anak saya Fendi, dan rumah tetangga diperbaiki," katanya.

"Jangan sampai terjadi kejadian yang sama. Untuk penyebab kenapa sampai patah jatuh menimpa saya lengan crane itu, saya juga tidak tahu," lanjutnya menjelaskan.

Diketahui hari ini, sejumlah rumah yang rusak akibat tertimpa lengan crane itu, diperbaiki oleh pekerja dari CV HK Nindya itu.

Sementara itu, Tim Resmob Kota dan Tim Inafis Polres Jember melakukan olah TKP pasca kejadian jatuhnya lengan crane untuk membangun gedung kembar di depan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember (Unej) itu.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Qantason menyampaikan, saat ini pihaknya masih melakukan olah TKP atas kejadian itu.

"Penyebabnya masih belum tahu, masih diselidiki apa yang menyebabkan lengan alat berat crane itu jatuh dan menimpa rumah warga," katanya singkat.

"Nanti jika sudah selesai hasilnya akan kami sampaikan," imbuhnya. (jbr1/yud)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...