Sabtu, 17 Agustus 2019 23:05

​Tak Ada Bayi Perempuan Dilahirkan di 132 Desa ini dalam 3 Bulan Terakhir

Kamis, 25 Juli 2019 12:40 WIB
Editor: Choirul
​Tak Ada Bayi Perempuan Dilahirkan di 132 Desa ini dalam 3 Bulan Terakhir
India terancam krisis generasi perempuan. foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com - Fakta mengejutkan terjadi di negara bagian Uttarakhand, India Utara, di mana selama tiga bulan terakhir tidak ada bayi perempuan yang dilahirkan.

Data resmi yang dirilis pejabat di negara bagian Uttarakhand India, mengungkapkan ada 200 kelahiran di 132 desa selama tiga bulan terakhir. Namun, tidak ada seorang gadis pun di antara mereka.

Investigasi resmi telah diluncurkan oleh para pejabat di negara bagian India utara, dengan daerah di sekitar desa-desa ditandai sebagai zona merah. Sebuah tim yang terdiri dari 25 pejabat telah dikirim ke daerah itu, demikian Aljazeera melaporkan.

"Dari 132 desa yang disurvei, 82 menunjukkan tingkat kelahiran lebih tinggi, jadi kami akan menyelidiki desa-desa itu terlebih dahulu," kata Hakim Distrik Uttarkashi Ashish Chauhan kepada jaringan berita. "Sampai sekarang, kita tidak bisa memastikan apakah ada pembunuhan wanita di desa-desa ini," tambahnya.

Mr Chauhan meremehkan data tersebut dan menganggap hal itu bukan kejadian mengkhawatirkan. Menurutnya, jenis kelamin dalam proses kelahiran merupakan hal yang kebetulan saja.

Namun, hal ini ditolak aktivis hak-hak perempuan Nivedita Menon. Alasannya, hal ini sangat mencurigakan karena selama ini tidak pernah terdengar bayi gadis yang dilahirkan di begitu banyak desa.

"Tidak mungkin kebetulan, bahwa tidak ada anak perempuan tunggal yang lahir di 132 desa. Tampaknya ini merupakan kasus diskriminasi dan pengabaian dan pengaborsian jabang bayi perempuan," ujar Aktivis Save The Children's Prabhat Kumar.

India sendiri telah melarang aborsi selektif pada tahun 1994. Sebelumnya, praktik itu masih umum dilakukan.

Sebuah studi 2011 oleh jurnal medis Inggris The Lancet menemukan hingga 12 juta janin perempuan diaborsi di India dalam tiga dekade sebelumnya. Sementara sebuah sensus penduduk yang dilakukan pada tahun 2011 menemukan ada 943 wanita dilahirkan untuk 1.000 pria.

Sumber: mirror.co.uk
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...