Ratusan wisudawan walk out sebagai ekspresi protes terhadap Universitas Harvard yang tidak meluluskan 13 mahasiswanya karena membela Palestina. Foto: AP Photo/detik.com
WASHINGTON, BANGSAONLINE.com – Universitas Harvard Amerika Serikat (AS) yang sangat kondang itu ternyata intoleran. Sebanyak 13 mahasiswa tak diluluskan gara-gara membela Palestina.
Para mahasiswa Harvard yang sedang diwisuda pun melakukan protes. Bahkan ratusan wisudawan walk out saat upacara wisuda Universitas Harvard, setelah sehari sebelumnya kampus tersebut mengumumkan 13 mahasiswanya tidak akan menerima ijazah karena ikut serta dalam aksi protes terhadap genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Gaza Palestina.
BACA JUGA:
- Kunjungi Amanatul Ummah, Kementerian Pendidikan Palestina: Mereka Bunuh Kami Karena Belum Beradab
- Tiga Prediksi Analis Geopolitik China: Amerika Bakal Kalah Lawan Iran, Ini Alasan Logisnya
- Tentara Amerika di Timteng Lari ke Hotel-Hotel, Iran Peringatkan Bakal Serang Mereka
- Negara-negara NATO Menjauh, Trump Dinilai Frustasi Melawan Iran
Universitas Harvard memang telah lama mendapat sorotan atas penanganan buruknya terhadap perdebatan demokratis di kampus seputar perang antara Israel dan Hamas.
Shruthi Kumar, seorang wisudawan Universitas Harvard yang terpilih menyampaikan pidato Bahasa Inggris melontarkan kata-kata yang keluar dari naskah pidato saat upacara wisuda di kampus tersebut.

Shruthi Kumar. Foto: Foto/Mark Stockwell/EPA/Sindonews
Shruthi Kumar mengecam keras Universitas Harvard yang merupakan almamaternya karena telah memperlakukan sikap tak adil terhadap pada 13 mahasiswa yang memprotes genosida yang dilakukan Israel di Gaza.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




