Kamis, 13 Agustus 2020 12:35

Roadshow Bus KPK Masuk Banyuwangi

Rabu, 24 Juli 2019 01:04 WIB
Editor: Ibnu Rusdi
Wartawan: Ganda Siswanto
Roadshow Bus KPK Masuk Banyuwangi
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengajak Bupati Anas melihat perangkat peraga visual KPK di bus road show.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Roadshow Bus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertajuk "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi" Selasa (23/7) tiba di Kabupaten Banyuwangi.

Turut dalam rombongan tersebut Wakil ketua KPK Saut Situmorang, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Giri Suprapdiono, dan Koordinator Wilayah 6 KPK, Asep Rahmat. Roadshow Bus KPK tersebut dipusatkan di depan Mall Pelayanan Publik Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan jajaran Forpimda lain, turut serta dalam acara tersebut.

Saut Situmorang menjelaskan, roadshow bus ini adalah sosialisasi antikorupsi kepada masyarakat. KPK Ingin membangun dan mengajak warga untuk menegakkan integritas.

Bus KPK di Banyuwangi tersebut menyelenggarakan beragam kegiatan dalam upaya memberikan edukasi antikorupsi selama dua hari pada 23 - 24 Juli 2019.

Bus yang menjadi maskot KPK tersebut, kata Saut, dilengkapi perangkat peraga visual terkait tugas-tugas KPK. Sehingga masyarakat bisa memahami tugas-tugas KPK dengan cara yang fun dan edukatif.

"Semua yang kami lakukan ini tidak lain hanya untuk kesejahteraan bangsa ini. Kalau sudah sejahtera, kita bisa meningkatkan daya saing bangsa. Seperti Banyuwangi, yang berhasil meningkatkan perkembangan daerahnya, jumlah wisatawan domestiknya mencapai 5 juta, pasti daya saing warganya meningkat," kata Saut.

Dalam kesempatan itu, Saut juga disuguhkan berbagai kesenian yang dimainkan oleh siswa SD-SMP.

Sehari sebelumnya, Saut juga menyaksikan penampilan seni tari dan hadrah dari siswa SMA Banyuwangi saat memberikan motivasi kepada ribuan ASN Banyuwangi.

"Terima kasih kepada Banyuwangi yang telah mengenalkan tradisi dan budaya lokalnya kepada siswa SD. Mereka dikenalkan dan dilatih berkesenian, yang otomatis melatih keseimbangan otak kiri dan kanan mereka. Apa yang dilakukan Banyuwangi ini sejalan dengan apa yang telah menjadi perhatian KPK selama ini, yakni bagaimana kearifan lokal bisa menumbuhkan integritas yang tinggi bagi penduduk bangsa ini," kata Saut.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullab Azwar Anas menyambut hangat kedatangan roadshow bus KPK tersebut.

“Masyarakat Banyuwangi, termasuk para pelajar, bisa memanfaatkannya untuk mendapatkan berbagai hal positif dalam upaya membangun nilai-nilai kebaikan,” ujar Anas.

Anas ingin ke depan terbangun kolaborasi dengan KPK dan lembaga hukum lainnya untuk bersama-sama menanamkan nilai-nilai integritas di masyarakat, termasuk sejak usia dini.

“Misalnya di Banyuwangi ada program Siswa Asuh Sebaya, dengan dana yang dikumpulkan siswa hingga Rp 17 miliar. Polanya dari siswa, oleh siswa, untuk siswa. Itu merupakan praktik langsung nilai-nilai kepercayaan karena pengelolaan uangnya dilakukan sendiri oleh siswa,” jelas Anas.(gda/rus)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...