Sabtu, 18 Januari 2020 16:15

Tujuh Belas Laporan Dugaan Korupsi di Situbondo Ditelaah KPK

Sabtu, 20 Juli 2019 10:14 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Hadi Prayitno
Tujuh Belas Laporan Dugaan Korupsi di Situbondo Ditelaah KPK
Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Santoso.

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Situbondo banyak memberikan informasi kepada masyarakat. Setelah membuka data LHKPN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Situbondo yang tidak mencapai 100 persen, kali ini lembaga anti rasuah tersebut kembali membuka data jumlah laporan tindak pidana korupsi di Kabupaten Situbondo.

Penasehat KPK Budi Santoso mengatakan, sejak tahun 2014 hingga 2019, ada sebanyak 50 pengaduan dari masyarakat mengenai tindak pidana korupsi di Kabupaten Situbondo. Dari 50 pengaduan tersebut, penasehat KPK menyebutkan, semuanya telah dilakukan verifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dari 50 dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, ada sebanyak 33 laporan yang diarsipkan. Diarsipnya 33 laporan oleh KPK, karena Komisi Pemberantasan Korupsi menilai laporan tersebut tidak memenuhi unsur tindak pidana korupsi.

Sementara untuk 17 laporan masyarakat lainnya di Situbondo, statusnya dilanjutkan, dan sedang dilakukan telaah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Artinya tim KPK saat ini sedang dalam proses pengumpulan keterangan (Pulbaket) dan pengumpulan data (Puldata) 17 laporan kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Budi mengungkapkan, jika pulbaket dan puldata yang didapatkan tim positif dan menunjukkan validitas data, maka KPK akan melanjutkan mengusut kasus tersebut. Namun Budi enggan menyebut 17 kasus dugaan korupsi apa saja yang sedang dilakukan telaah. Pasalnya jika disampaikan akan mengganggu proses penyelidikan.

Sebelumnya, Kamis (18/7) kemarin aktivis anti korupsi, Junaidi melakukan aksi tunggal di depan kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Situbondo. Dalam orasinya, Direktur Gerakan Masyarakat Peduli Urusan Rakyat (Gempur) ini berharap, kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi di Situbondo tidak hanya melakukan pencegahan, namun juga harus melakukan penindakan. Karena menurut Junaidi, banyak kasus dugaan korupsi yang dilaporkan ke KPK tidak ditindak lanjuti. (mur/had/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...