Kamis, 22 Agustus 2019 19:27

Komisi IV Dukung Pendirian RS Daerah di Gresik Selatan

Rabu, 17 Juli 2019 15:07 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Komisi IV Dukung Pendirian RS Daerah di Gresik Selatan
Khoirul Huda, Ketua Komisi IV DPRD Gresik.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tuntutan masyarakat Gresik Selatan agar pemerintah membangun Rumah Sakit (RS) yang representatif di wilayah mereka, diamini DPRD Gresik.

Hal ini ditunjukkan saat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KU P-APBD) 2019, yang mana Komisi IV mengusulkan tambahan anggaran Rp 300 juta untuk Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Komisi IV sepakat menambah anggaran Rp 300 juta nempel di pos Dinas Kesehatan untuk rencana pembangunan RS Daerah di wilayah Gresik Selatan. Kami yakin badan anggaran (Banggar) dan tim anggaran (Timang) akan mengegolkan anggaran yang kami ajukan. Sebab, ini tuntutan masyarakat," ujar Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Khoirul Huda kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (17/7).

Menurut Huda, anggaran Rp 300 juta akan dimanfaatkan untuk feasibility study (FS), mencari lokasi rencana dibangunnya RS Daerah dan menakar respons masyarakat di sana. Baik melalui forum diskusi, jajak pendapat, atau pertemuan lain untuk minta masukan dan sumbangsih saran.

"Ini penting, sehingga kelak di kemudian hari kalau RS Daerah dibangun di Gresik Selatan tak menimbulkan pro dan kontra, terlebih gejolak," urai Sekretaris DPC PPP Gresik ini.

Huda menyampaikan, banyak pertimbangan logis mengapa Komisi IV sangat menghargai tuntutan masyarakat Gresik Selatan agar di wilayah mereka dibangunkan RS. "Ini juga dilandasi rasa keadilan bahwa pemerintah harus bisa hadir dan mendekatkan diri kepada semua masyakatanya dalam memenuhi kebutuhan mereka. Pertimbangan lain, masyarakat Gresik Selatan juga punya hak sama bisa menikmati pelayanan kesehatan yang memadai seperti masyarakat Gresik Kota yang berdekatan dengan RSUD Ibnu Sina. Dari data yang masuk ke kami, masyarakat di sana sudah lama menanti-nantikan dibangunnya RS Daerah, namun keinginan mereka tak kunjung terwujud," paparnya.

Untuk itu, lanjut Huda, kalau masyarakat di sana butuh berobat ke RS. Mereka lebih memilih ke RS di luar Gresik yang lebih dekat,  seperti di wilayah Sidoarjo atau Surabaya. "Mereka tak mau berobat ke RSUD Ibnu Sina karena terlalu jauh," ungkap Huda.

"Sebetulnya, Pemkab Gresik sudah menyiapkan Puskesmas di setiap kecamatan. Namun, sarana kesehatan itu dirasa belum memadai. Sebab, tak didukung peralatan medis cukup dan dokter spesialis. Puskesmas belum bisa meng-cover kebutuhan layanan kesehatan masyarakat," terang politikus asal Manyar ini.

Menurutnya, Pemkab Gresik masih kalah dengan daerah lain dalam memberikan pelayanan kesehatan memadai berupa RS, apabila dilihat dari potensi wilayah yang begitu besar. Ia menyontohkan Kabupaten Boyolali. "Di sana, pemerintah sudah memiliki 3 RS yang memadai, berada di wilayah tengah (kota), pinggiran Barat, dan Timur. Jadi, masyarakat di sana tak perlu repot jauh-jauh berobat ke RS," ungkapnya.

Sampai saat ini, Pemkab Gresik sendiri sudah membangun RSUD Ibnu Sina di Jalan Dr. Wahidin SH Kecamatan Kebomas, dan RSUD Ibnu Mas'ud di Pulau Bawean. Namun, keberadaan 2 RSUD itu dirasa belum cukup.

"Idealnya, selain di Gresik Kota dan Bawean ada RS Daerah, juga harus ada RS di wilayah Gresik Selatan dan Utara. Makanya, kami akan memperjuangkan bisa mewujudkannya," pungkasnya. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...