Senin, 14 Oktober 2019 18:57

Paripurna di Hotel Berbintang, PMII Protes DPRD Tuban

Selasa, 16 Juli 2019 19:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Paripurna di Hotel Berbintang, PMII Protes DPRD Tuban
Aksi PMII Tuban saat menggelar aksi di depan gedung DPRD.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Tuban yang tergabung dalam PMII menggelar aksi protes di gedung DPRD setempat, Selasa (16/7). Mereka demo untuk menyoroti kegiatan paripurna DPRD dan Pemkab Tuban yang digelar di hotel bintang 5 Yogyakarta pada beberapa hari lalu.

"Kami menuntut kejelasan Pembahasan Rancangan KUPA dan PPAS perubahan APBD tahun 2019 yang digelar di hotel berbintang lima Yogyakarta pada 11 hingga 13 Juli yang lalu," ujar Ketua PC PMII Tuban Musthofatul Adib dalam orasinya.

Menurutnya, rapat paripurna yang digelar di luar kota hanya ajang buang-buang anggaran. Padahal, ruang paripurna di Gedung DPRD juga masih layak dan representatif digunakan untuk rapat. Oleh sebab itu, mahasiswa menilai kegiatan paripurna di Yogyakarta hanya pemborosan APBD.

"Dibandingkan dengan APBD Kabupaten Tuban sendiri yang mencapai 2,4 triliun, ini masih jauh nilainya dengan kabupaten tetangga. Di luar sana masih banyak asumsi publik di kalangan masyarakat tentang rapat yang digelar Yogyakarta itu. Dan pastinya membutuhkan biaya besar," urainya.

Untuk mencegah kegiatan paripurna di luar kota terulang kembali, pihaknya meminta kejelasan kepada anggota DPRD Tuban. Mahasiswa meminta penjelasan mengapa rapat paripurna itu tidak dilaksanakan di gedung dewan. "Apakah gedung megah ini tak layak digunakan rapat paripurna?," teriak Adib.

Setelah orasi beberapa waktu, ternyata tidak ada satu pun anggota DPRD yang menemui mahasiswa. Selanjutnya, para mahasiswa merangsek dan mensweeping setiap ruangan. Namun, memang tidak ada satu pun anggota DPRD yang ditemukan di gedung itu. Mahasiswa akhirnya hanya ditemui Kabag Umum Sekretariat DPRD Tuban, Siti Hidajati.

Di hadapan mahasiswa, Siti Hidajati mengungkapkan jika anghota dewan sedang melakukan kunker di dalam kota. Untuk Komisi C di SDN Sumurgung Kecamatan Tuban, Komisi B di Kecamatan Kenduruan. Kemudian, Komisi D di Dinas Pertanian dan Ketahanan Tuban, dan komisi A di Kecamatan Montong

"Anggota dan pimpinan sedang melakukan kunjungan kerja, jadi tidak ada di ruangan," terang Cicik begitu sapaan akrabnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...