Rabu, 19 Juni 2019 16:55

Pembuatan Mercon yang Meledak di Blitar Sudah Menjadi Tradisi Jelang Hari Raya Idul Fitri

Rabu, 05 Juni 2019 08:11 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Pembuatan Mercon yang Meledak di Blitar Sudah Menjadi Tradisi Jelang Hari Raya Idul Fitri
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha memeriksa bahan-bahan membuat mercon yang meledak.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pembuatan mercon di bekas pemondokan dan mushola di Dusun Jombor, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Blitar sudah menjadi tradisi menjelang Hari Raya Fitri. Mercon dari bahan-bahan sederhana itu rencananya akan diledakan saat malam takbiran dan usai salat Idul Fitri.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha menyebutkan bahan baku pembuat mercon itu di antaranya plastik pembungkus bibit ikan, karbit, dan gas oksigen. "Kedua bahan berupa karbit dan gas oksigen ini kemudian dimasukkan dalam kantong plastik berukuran besar yang biasanya digunakan untuk membungkus bibit ikan," ungkap AKBP Anissullah M Ridha.

Sementara Kepala Dusun Jombor, Slamet Mutamim, mengatakan setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri santri mushola setempat memang selalu membuat mercon berbahan sederhana ini. Setelah selesai memasukkan gas oksigen dan karbit ke dalam plastik, kemudian disimpan. Kantong-kantong plastik itu kemudian disulut dengan tongkat kayu jika hendak diledakan.

"Ledakan kemarin itu suaranya cukup keras, lebih keras dari biasanya," pungkasnya.

Sebelumnya sebuah tabung plastik berisi campuran oksigen dan karbit meledak. Akibatnya, sebuah mushola di Dusun Jombro Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar hancur, serta melukai dua bocah laki-laki yang berada di dekatnya.

Dua bocah tersebut sedang menonton proses pembuatan saat kejadian. Mereka yakni Moch Rifai (12) dan Arabian Safa Maulana (9). Keduanya kini harus menjalani perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. (ina/rev)


Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 12 Juni 2019 16:10 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Setelah jalur lintas selatan Jogja dibuka, banyak pantai-pantai yang terbuka aksesnya untuk umum. Sebelumnya, keterbatasan akses membuat banyak pantai cantik ini nyaris tak terjamah oleh manusia. Namun sekarang banya...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Rabu, 19 Juni 2019 14:35 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat ...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...