Rabu, 26 Juni 2019 01:45

IMM, KAMMI, dan PII Jember Gelar Unjuk Rasa Soroti Demokrasi Pasca Pemilu

Selasa, 28 Mei 2019 16:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
IMM, KAMMI, dan PII Jember Gelar Unjuk Rasa Soroti Demokrasi Pasca Pemilu

JEMBER, BANGSAONLINE.com – Puluhan mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Pelajar Islam Indonesia (PII) menggelar aksi unjuk rasa di bundaran dan depan gedung DPRD Jember, Selasa (28/5). Dalam aksinya, mereka menyoroti kondisi dan iklim demokrasi pasca pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) pada 17 April 2019 kemarin, yang dinilai tidak sehat.

Para peserta aksi yang menamakan dirinya sebagai Persatuan Aktivis Jember ini menilai pemerintah kurang perhatian terhadap persoalan pasca pemilu. “Kondisi demokrasi yang tidak sehat dapat dilihat dari beberapa kejadian dewasa ini. Di antaranya sikap pemerintah yang acuh atas meninggalnya ratusan petugas KPPS, penutupan akses media sosial, dan tindak represif aparat pada aksi digedung Bawaslu RI,” kata Ketua IMM Jember Andi Saputra di sela aksinya.

Khusus penutupan beberapa fitur media social, menurut Andi, hal tersebut bukan langkah yang seharusnya diambil. “Meskipun pemerintah berdalih untuk mengantisipasi penyebaran konten hoaks. Alih-alih mengantisipasi hoaks, justru pembatasan yang ada bertentangan dengan pasal 28 F UUD NRI 1945 dan mematikan mata pencaharian online shop yang memanfaatkan media sosial,” jelasnya.

Oleh karena itu, Persatuan Aktivis Jember mengecam keras kebijakan Menkopolhukan Wiranto dan Menkominfo Rudiantara, yang menutup akses media sosial selama 3 hari kemarin. “Kami juga minta Mahkamah Kontitusi (MK) netral dalam memutus sengketa hasil Pilpres, dan mendesak pemerintah membentuk tim pencari fakta atas kematian KPPS. Serta menjamin pendidikan kepada anak-anak korban,” tegasnya menyampaikan tuntutan

Di akhir orasinya, Andi menegaskan bahwa aksi yang dilakukan pihaknya tanpa ada afiliasi politik ke paslon presiden 01 ataupun 02. “Aksi kami murni untuk menyelamatkan demokrasi Indonesia,” pungkasnya. (jbr1/yud/rev)

Senin, 24 Juni 2019 12:08 WIB
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menegaskan kebersihan di kawasan wisata merupakan hal yang harus dijaga, baik oleh pemerintah, masyarakat, termasuk pengunjung wisata itu sendiri.Perny...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Sabtu, 22 Juni 2019 17:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepad...
Sabtu, 22 Juni 2019 13:55 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...