Selasa, 23 Juli 2019 23:37

Raja Cafe Hadir Menambah Geliat Wisata di Pamekasan

Kamis, 16 Mei 2019 00:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Erry Sugianto
Raja Cafe Hadir Menambah Geliat Wisata di Pamekasan
Wahana wisata kuliner dibuka oleh Dandim 0826/Pamekasan, Letkol Inf. Efendi.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wahana wisata kuliner di Kabupaten Pamekasan bertambah satu dengan dibukanya "Raja Cafe" yang terletak di kawasan Arek Lancor sebelah utara, tepatnya di Jalan Slamet Riadi. Wahana kuliner yang mengusung tema nasionalis, budaya, dan natural tersebut dikelola para anak muda kreatif Pamekasan. 

Konsep cafe ini cukup unik, karena tetap menjaga ruang terbuka hijau, yakni dengan menyelipkan taman-taman hijau dengan gemercik air bak berada dalam suasana di derasnya air terjun.

Wahana wisata ini dibuka secara langsung oleh Dandim 0826/Pamekasan, Letkol Inf Efendi. Ia mengapresiasi hadirnya Raja Cafe tersebut. Apalagi ketika masuk kawasan wisata kuliner yang memadukan masakan tradisional dengan modern ini, pengunjung akan disuguhi gambar-gambar pahlawan nasional.

Setelah melewati jembatan yang di bawahnya mengalir air yang jernih, para pengunjung akan dibawa ke suasana budaya Kabupaten Pamekasan dengan tampilan batik-batik yang memang saat ini sedang dipromosikan oleh pemkab ke nasional maupun internasional.

Dengan melewati terowongan yang dihias bunga, para pengunjung tentunya akan betah berlama-lama di cafe. Apalagi ada spot selfie serta dilengkapi WiFi.

Adapun di bagian paling belakang cafe, pengunjung akan disuguhi nuansa natural bertema alam. Ditambah ada ruang VIP untuk menjamu para tamu kehormatan para pengunjung.

Ada lagi yang patut diapresiasi para pengusaha muda ini. Yakni, dalam merekrut karyawan, mereka mengutamakan lulusan SMK. Total ada sebanyak 25 orang karyawan yang merupakan lulusan SMK. Hal ini tentunya mengurangi pengangguran.

"Kita berkomitmen mengurangi pengangguran terutama yang lulusan jurusan tata boga dari SMK 3 Pamekasan, kita rekrut jadi karyawan," ujar Lutfiadi, salah satu penggagas wahana wisata kuliner ini.

Ia menambahkan, kemungkinan akan menambah karyawan apabila cafenya sudah berkembang. "Kami juga merangkul UKM di bidang kuliner. Ada kuliner modern dan ada yang tradisional, juga aneka kopi dan minuman," terangnya.

Ditambahkan Lutfiadi, cafe tersebut juga untuk mendukung berkembangnya pariwisata terutama wisata kuliner di Pamekasan.

"Tersedia aneka kuliner baik yang tradisional maupun yang lagi tren, camilan khas Pamekasan, dan kita warnai dengan beberapa spot untuk foto selfie," pungkasnya. (err/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...