Senin, 01 Juni 2020 00:24

Dewan Pendidikan Kota Kediri Pantau UNBK ABK

Selasa, 23 April 2019 19:27 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
Dewan Pendidikan Kota Kediri Pantau UNBK ABK
Kepala sekolah SMP Muhamadiyah 2 Kediri saat meninjau pelaksanaan ujian. Foto: ARIF KURNIAWAN/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dewan Pendidikan Kota Kediri (DPKK) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Muhammadiyah 2 Kediri, Selasa (23/4). Sidak dilaksanakan unrtuk memantau proses ujian, khususnya terhadap anak berkebutuhan khusus.

UNBK di SMP 2 Muhammadiyah Kota Kediri ini diikuti oleh 162 siswa. Di mana, tiga di antaranya tergolong sebagai Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Dua anak penderita autis, satu lainnya mengidap penyakit katarak. 

“Ujian berjalan lancar. Tidak ada kendala yang berarti, termasuk anak yang berkebutuhan khusus. Mereka didampingi oleh guru pengawas. Apabila ada kesulitan bisa langsung diantisipasi,” kata Ketua Dewan Pendidikan Kota Kediri, Heri Nurdianto.

Dewan Pendidikan melihat pelaksanaan UNBK hari kedua di SMP Muhammadiyah 2 Kediri berjalan lancar. Meskipun sekolah inklusi, tetapi tidak ada perbedaan antara siswa normal dengan ABK. Termasuk, standarisasi soal dan nilai ujian.

Terpisah, Kepala SMP Muhammadiyah 2 Kediri Drs. Ludijantono menegaskan, tidak ada perbedaan perlakuan antara ABK dan siswa normal dalam pelaksanaan UNBK di sekolahnya. Hanya saja, siswa ABK mendapatkan pendampingan dari guru pengawas dalam menghidupkan komputer sebagai perangkat kerja UNBK.

"Tiga peserta berkebutuhan khusus setiap hari masuk sesuai jadwal UBK. Tidak ada perbedaan. Sejak berangkat diantar orang tua, sampai masuk ke ruangan, kita dampingi. Insya Allah kita bekali untuk ikut ujian. Dan materi soal standarnya sama," jelas Ludi Jantono.

Pria yang memiliki panggilan Anton sejak kecil ini menambahkan, guru pengawas mendampingi ABK hanya untuk membukakan laptop. Setelah alat kerja tersebut siap, masing-masing mengerjakan soal ujian dengan mandiri.

Dijelaskan Anton, dari tiga peserta ABK, satu diantaranya mengalami gangguan penglihatan secara gentik. Dia harus memakai kaca pembesar dan mendekat pada layar monetor.

"Kesehariannya juga begitu. Sebelum ulangan, biasanya dibantu oleh temannya di kelas. Sementara kedua anak yang mengalami autis, kita ada pendampingan dari guru BK. Semua berjalan lancar," tegasnya.

Sebelum pelaksanaan UNBK, pihak SMP Muhammadiyah 2 Kediri sudah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya mengadakan simulasi ujian. Dalam pra UNBK tersebut, diakui Anton, ada beberapa siswa yang mengalami kendala. Tetapi setelah melalui beberapa kali pelatihan, akhirnya keseluruhan siswa dinyatakan sudah siap. (rif/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...