Kamis, 22 Agustus 2019 21:25

Dewan Pendidikan Kota Kediri Pantau UNBK ABK

Selasa, 23 April 2019 19:27 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
Dewan Pendidikan Kota Kediri Pantau UNBK ABK
Kepala sekolah SMP Muhamadiyah 2 Kediri saat meninjau pelaksanaan ujian. Foto: ARIF KURNIAWAN/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dewan Pendidikan Kota Kediri (DPKK) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Muhammadiyah 2 Kediri, Selasa (23/4). Sidak dilaksanakan unrtuk memantau proses ujian, khususnya terhadap anak berkebutuhan khusus.

UNBK di SMP 2 Muhammadiyah Kota Kediri ini diikuti oleh 162 siswa. Di mana, tiga di antaranya tergolong sebagai Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Dua anak penderita autis, satu lainnya mengidap penyakit katarak. 

“Ujian berjalan lancar. Tidak ada kendala yang berarti, termasuk anak yang berkebutuhan khusus. Mereka didampingi oleh guru pengawas. Apabila ada kesulitan bisa langsung diantisipasi,” kata Ketua Dewan Pendidikan Kota Kediri, Heri Nurdianto.

Dewan Pendidikan melihat pelaksanaan UNBK hari kedua di SMP Muhammadiyah 2 Kediri berjalan lancar. Meskipun sekolah inklusi, tetapi tidak ada perbedaan antara siswa normal dengan ABK. Termasuk, standarisasi soal dan nilai ujian.

Terpisah, Kepala SMP Muhammadiyah 2 Kediri Drs. Ludijantono menegaskan, tidak ada perbedaan perlakuan antara ABK dan siswa normal dalam pelaksanaan UNBK di sekolahnya. Hanya saja, siswa ABK mendapatkan pendampingan dari guru pengawas dalam menghidupkan komputer sebagai perangkat kerja UNBK.

"Tiga peserta berkebutuhan khusus setiap hari masuk sesuai jadwal UBK. Tidak ada perbedaan. Sejak berangkat diantar orang tua, sampai masuk ke ruangan, kita dampingi. Insya Allah kita bekali untuk ikut ujian. Dan materi soal standarnya sama," jelas Ludi Jantono.

Pria yang memiliki panggilan Anton sejak kecil ini menambahkan, guru pengawas mendampingi ABK hanya untuk membukakan laptop. Setelah alat kerja tersebut siap, masing-masing mengerjakan soal ujian dengan mandiri.

Dijelaskan Anton, dari tiga peserta ABK, satu diantaranya mengalami gangguan penglihatan secara gentik. Dia harus memakai kaca pembesar dan mendekat pada layar monetor.

"Kesehariannya juga begitu. Sebelum ulangan, biasanya dibantu oleh temannya di kelas. Sementara kedua anak yang mengalami autis, kita ada pendampingan dari guru BK. Semua berjalan lancar," tegasnya.

Sebelum pelaksanaan UNBK, pihak SMP Muhammadiyah 2 Kediri sudah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya mengadakan simulasi ujian. Dalam pra UNBK tersebut, diakui Anton, ada beberapa siswa yang mengalami kendala. Tetapi setelah melalui beberapa kali pelatihan, akhirnya keseluruhan siswa dinyatakan sudah siap. (rif/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...