Senin, 19 Agustus 2019 18:02

Ribuan Siswa di Kota Kediri Masih Ujian Menggunakan Kertas

Senin, 09 Mei 2016 18:33 WIB
Ribuan Siswa di Kota Kediri Masih Ujian Menggunakan Kertas
GAYENG: Suasana UN di salah satu sekolah yang masih menggunakan kertas. foto: arif kurniawan/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 2300 pelajar dari total 5300 pelajar tingkat SMP atau sederajat di kota Kediri masih ujian menggunakan manual atau menggunakan kertas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Siswanto memaklumi hal ini karena baru pertama kali ujian menggunakan sistem online, sehingga tidak semua sekolahan siap menggunakannnya.

“Kecuali untuk SMP negeri dan MTs Negeri semuanya sudah online,”ujarnya ditemui mendampingi Wakil Wali Kota Kediri melakukan sidak di SMP negeri 2 Kota Kediri, Senin (9/5).

Namun demikian, lanjut Siswanto, pihaknya mengaku tahun depan semua lembaga sekolah baik negeri maupun swasta sudah menggunakan komputer semua. “Tadi Pak Wali meminta agar tahun depan semua bisa ujian online. Agar bisa mengikuti perkembangan,” ujarnya.

Sementara itu wakil wali kota kediri Lilik Muhibbah saat sidak di SMP negeri 2 kota kediri mengatakan persiapan panitia ujian sudah bagus. “Alhamdulilah hari pertama lancar, anak-anak kelihatannya juga siap melaksanakan ujian,” ujarnya.

Sementara itu, disinggung kesiapan genset jika terjadi listrik mati, Lilik mengaku juga sudah mengecek. ”Genset kami lihat tadi juga sudah disiapkan,” ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Heri Siswanto mengatakan, di hari pertama pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP, diketahui ada seorang pelajar yang tidak ikut ujian. Menurut informasi yang dihimpun pihak Dinas Pendidikan, siswa tersebut sudah lima hari tidak pulang dan gabung komunitas anak jalanan.

“Tadi ada laporan sementara yang tidak masuk satu. Informasi dari keluarga sudah lima hari tidak pulang. kini pihak keluarga dibantu dinas pendidikan masih melakukan pencarian,” ujarnya. (rif/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...