Rabu, 22 Mei 2019 18:50

Tolak Celupkan Jari ke Tinta, Seorang Pemilih di Kota Blitar Sabet Petugas KPPS Pakai Sajam

Rabu, 17 April 2019 13:36 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Tolak Celupkan Jari ke Tinta, Seorang Pemilih di Kota Blitar Sabet Petugas KPPS Pakai Sajam
Suasana di TPS 16 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. foto: Akina Nur Alana/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Keributan mewarnai proses pemungutan suara di TPS 16 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Seorang pemilih membawa senjata tajam dan berusaha melukai petugas KPPS. 

"Iya tadi ada laporan sekitar jam 10 pagi. Memang ada keributan di TPS 16," ungkap Iwan Purwanto Kasi Keamanan Pemerintahan dan Ketertiban Umum Kelurahan Sukorejo, Rabu (17/4/2019).

Menurut dia, kronologis keributan ini berawal saat pemilih berinisial YA (38) tak mau mencelupkan jarinya ke tinta usai mencoblos. YA kemudian terlibat cekcok dengan petugas yang menjaga tinta karena dipaksa mencelupkan jari. YA akhirnya mau mencelupkan jarinya ke dalam tinta dan bergegas pulang. 

Namun, tiba-tiba YA kembali ke TPS dengan membawa senjata tajam. YA langsung menghampiri petugas KPPS yang memintanya mencelupkan jari ke tinta, lalu berusaha menyayat leher petugas tersebut menggunakan senjata tajam. 

"Pelaku lalu kembali lagi ke TPS, yang bersangkutan kemudian berusaha melukai petugas. Namun berhasil dilerai warga. Petugas tersebut mengalami luka ringan di bagian dagu," paparnya.

Usai ribut di TPS, YA kemudian melarikan diri. Sampai sekarang belum diketahui keberadaanya. Menurut informasi yang diterima pihak kelurahan, ada masalah pribadi yang menyebabkan keduanya terlibat percekcokan. "Tadi sempat dilerai warga dan yang bersangkutan pulang. Petugas kepolisian dan TNI juga mencari tapi hingga kini belum ketemu," imbuhnya.

Sementara dikonfirmasi terkait hal ini, Kapolsek Sukorejo Kompol Agus Fauzi membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun pihaknya masih enggan memberikan keterangan dan kronologi detail peristiwa ini.

"Ya benar, kasus ini sekarang masih dalam pendapaman pihak kepolisian," jelasnya. (ina/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...