Jumat, 23 Agustus 2019 17:10

Tolak Celupkan Jari ke Tinta, Seorang Pemilih di Kota Blitar Sabet Petugas KPPS Pakai Sajam

Rabu, 17 April 2019 13:36 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Tolak Celupkan Jari ke Tinta, Seorang Pemilih di Kota Blitar Sabet Petugas KPPS Pakai Sajam
Suasana di TPS 16 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. foto: Akina Nur Alana/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Keributan mewarnai proses pemungutan suara di TPS 16 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Seorang pemilih membawa senjata tajam dan berusaha melukai petugas KPPS. 

"Iya tadi ada laporan sekitar jam 10 pagi. Memang ada keributan di TPS 16," ungkap Iwan Purwanto Kasi Keamanan Pemerintahan dan Ketertiban Umum Kelurahan Sukorejo, Rabu (17/4/2019).

Menurut dia, kronologis keributan ini berawal saat pemilih berinisial YA (38) tak mau mencelupkan jarinya ke tinta usai mencoblos. YA kemudian terlibat cekcok dengan petugas yang menjaga tinta karena dipaksa mencelupkan jari. YA akhirnya mau mencelupkan jarinya ke dalam tinta dan bergegas pulang. 

Namun, tiba-tiba YA kembali ke TPS dengan membawa senjata tajam. YA langsung menghampiri petugas KPPS yang memintanya mencelupkan jari ke tinta, lalu berusaha menyayat leher petugas tersebut menggunakan senjata tajam. 

"Pelaku lalu kembali lagi ke TPS, yang bersangkutan kemudian berusaha melukai petugas. Namun berhasil dilerai warga. Petugas tersebut mengalami luka ringan di bagian dagu," paparnya.

Usai ribut di TPS, YA kemudian melarikan diri. Sampai sekarang belum diketahui keberadaanya. Menurut informasi yang diterima pihak kelurahan, ada masalah pribadi yang menyebabkan keduanya terlibat percekcokan. "Tadi sempat dilerai warga dan yang bersangkutan pulang. Petugas kepolisian dan TNI juga mencari tapi hingga kini belum ketemu," imbuhnya.

Sementara dikonfirmasi terkait hal ini, Kapolsek Sukorejo Kompol Agus Fauzi membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun pihaknya masih enggan memberikan keterangan dan kronologi detail peristiwa ini.

"Ya benar, kasus ini sekarang masih dalam pendapaman pihak kepolisian," jelasnya. (ina/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...