Senin, 22 Juli 2019 09:44

Pemkab Lamongan Gelontor Rp 3,5 Miliar untuk Validasi Data Kemiskinan

Kamis, 04 April 2019 16:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Pemkab Lamongan Gelontor Rp 3,5 Miliar untuk Validasi Data Kemiskinan
Bupati Fadeli saat mendampingi Sekretaris Utama BPS RI Adi Laksmono meresmikan Gedung BPS Lamongan.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Fadeli akan menggelontorkan dana sebesar Rp. 3,5 miliar untuk kegiatan verifikasi dan validasi data kemiskinan di Kabupaten Lamongan. Dana sebesar itu menurutnya penting agar data yang didapat akurat, sehingga demikian pula program yang diluncurkan.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peresmian Gedung Badan Pusat Statistik (BPS) Lamongan yang baru di Jalan Veteran Lamongan, Kamis (4/4). BPS selama ini berkantor dengan menyewa di Jalan Basuki Rahmat.

“Jika nanti hasil yang didapat ternyata lebih besar dari 13,8 persen, tidak apa-apa. Asal nyata dan benar sehingga ke depannya program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lamongan tepat sasaran,” jelasnya, Kamis (4/4).

Angka kemiskinan di Kabupaten Lamongan menurut BPS memang masih ada pada angka 13,8 persen. Hal tersebut membuat Bupati Fadeli bergerak untuk mendapatkan keakuratan data jumlah penduduk miskin di Kabupaten Lamongan.

Karena menurut Fadeli, data jumlah penduduk miskin di Lamongan yang akurat akan menjadi landasan program pengentasan kemiskinan di Lamongan. "Data adalah landasan bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan program pembangunan. Dengan data yang akurat maka pelaksanaan program pembangunan akan tepat sasaran,” katanya.

Dikatakan Fadeli, Pemkab Kabupaten Lamongan selama ini telah menggunakan data dari BPS sebagai dasar perencanaan program pembangunan. Bahkan di tahun ini Pemkab Kabupaten Lamongan melalui Dinas Sosial akan bekerja sama dengan BPS Lamongan untuk melakukan verifikasi dan validasi data kemiskinan di Lamongan.

Sementara Sekretaris Utama BPS RI Adi Laksmono sangat mengapresiasi apa yang akan dilakukan oleh Pemkab Lamongan. “Bupati Fadeli sangat memperhatikan data. Dan memang hal tersebut sangatlah penting. Saya juga memerintahkan kepada BPS Lamongan agar selalu memberikan data terbaru kepada Bupati Fadeli dan Kepala Bappeda. Karena di sana lah data tersebut akan dijadikan pedoman dan dasar perencanaan pembangunan di Lamongan,” ungkap Adi Laksmono. (qom/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...