Selasa, 15 Juni 2021 19:44

4.379 Pengawas TPS se-Kabupaten Pasuruan Dilantik

Rabu, 27 Maret 2019 14:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Andy Fachrudin
4.379 Pengawas TPS se-Kabupaten Pasuruan Dilantik
Ketua Bawaslu Kab. Pasuruan M. Nasrup., S.H. bersama para sejumlah Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Rembang.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 4.379 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Indonesia resmi dilantik, Senin (25/03/2019) kemarin. Pelantikan dipusatkan di tiap Bawaslu Daerah Kota/Kabupaten, di masing-masing kecamatan.

Komisioner Divisi SDM Bawaslu Pasuruan Puji Mulyono, S.E. mengungkapkan saat ini kebutuhan PTPS di Kabupaten Pasuruan telah terpenuhi setelah melakukan seleksi selama tiga minggu. “Syarat menjadi PTPS ini cukup susah awalnya, karena usia minimal 25 tahun dan ijazah SMA. Tapi dengan berbagai sosialisasi akhirnya berhasil,” terang Puji kepada BANGSAONLINE.com saat ditemui di ruang kerjanya.

(Perwakilan PTPS menandatangani berita acara pelantikan)

BACA JUGA : 

Bawaslu Kota Pasuruan Gelar Sosialisasi Netralitas ASN di Pilkada 2020

Bawaslu Pasuruan Buka Pendaftaran Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif

Pengasuh Ponpes Ar-Roudloh Turut Kecam Kerusuhan di Jakarta

Tolakan People Power Kian Gencar Disuarakan Lintas Tokoh di Pasuruan

Puji Mulyono menyebutkan, 4.379 PTPS ini akan langsung bekerja di tiap wilayah desanya mengawasi tahapan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Sebelum pengawasan, berbagai bimbingan teknis dan pembekalan akan diberikan langsung seusai pelantikan.

“Usai dilantik langsung dapat pembekalan (Bimtek, red). Selesai bimtek langsung bisa mulai bekerja untuk pengawasan,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa, masa kerja para pengawas TPS ini adalah mulai dari setelah dilantik hingga 7 hari setelah hari pencoblosan (17 April) dilaksanakan.

"Sebelum pencoblosan harus melakukan pemetaan TPS rawan, pengawasan kampanye di hari tenang, pengawasan netralitas ASN, pengawasan netralitas penyelenggara, dalam hal ini KPPS. Pengawas TPS juga mengawasi pergerakan kotak suara di desanya," katanya.

Untuk itu, Puji Mulyono meminta kepada semua PTPS benar benar menjaga asas kerja penyelenggara Pemilu serta bekerja profesional. "Berbagai potensi pelanggaran sejak awal harus dicegah dengan melakukan sosialisasi. Namun ketika ada yang melanggar harus dilaporkan," pungkasnya. (adv/maf/par) 

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipanggil pr...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...