Minggu, 19 Mei 2019 16:31

Bentuk Tim Khusus, Dinkes Lamongan Pantau Asupan Gizi Wanita Berbobot 2 Kuintal

Kamis, 21 Maret 2019 17:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Bentuk Tim Khusus, Dinkes Lamongan Pantau Asupan Gizi Wanita Berbobot 2 Kuintal
Kondisi Nurhidayati saat dibawa ke RSUD dr Soegiri Lamongan karena sesak nafas, beberapa waktu lalu.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan membentuk tim setelah melihat kondisi Nurhidayati (31), warga Desa Kebalandono Kecamatan Babat, Lamongan, yang memiliki bobot 2 kuintal. Wanita itu kini sedang menjalani perawatan di RSUD dr Soegiri Lamongan.

"Sekembalinya dari rumah sakit, khususnya gizi, asupan kalorinya, serta komposisinya, akan kami pantau," ujar Taufik Hidayat Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan kepada wartawan Kamis (21/3).

Kini Nurhidayati harus menjalani perawatan di rumah sakit terlebih dahulu agar sehat. Meski begitu, pola makan Nurhidayati diatur dengan mengurangi karbohidrat dan tidak makan yang manis-manis.

"Tetap mengatur pola makan dengan mengurangi karbohidrat dan juga mengurangi yang manis-manis, serta menambah porsi sayur dan buah," saran Taufik.

Nurhidayati sendiri dilarikan ke RSUD dr Soegiri Lamongan karena mengalami gangguan pernapasan selama 3 hari. Untuk membawanya ke rumah sakit, keluarga terpaksa menjebol pintu rumah agar ibu satu anak itu bisa keluar dari kamar.

Sebelumnya, Nurhidayati pernah mengalami pembengkakan kaki sebelum sesak nafas dan obesitas. Suaminya, Maskur (40), mengaku kondisi istrinya kian gemuk sejak setahun terakhir. Sedangkan pembengkakan kaki dialaminya sejak 6 bulan lalu.

"Itu pun sakit di kakinya dirasakan hanya satu minggu. Istri saya pun kembali beraktivitas. Saat dirasakan sakit, kakinya ternyata bengkak. Itu dirasakan 6 bulan lalu. Saat itu hanya disuntik terus sembuh," kata Maskur

Pola makan Nurhidayati, terang Maskur, memang tidak terkendali. Ibu satu anak itu mampu makan 3-4 kali dalam sehari. "Selain itu istri saya juga senang makan gorengan dan minum es," ungkap Maskur.

Saat ini, berat badan Nurhidayati hampir 2 kwintal atau 200 kg. "Dulu pernah timbang badan yang memang segitu (hampir 200 kg, red)," ujarnya.

Kini Maskur berharap istrinya yang dirawat di ruang ICU RSUD dr Soegiri bisa segera pulang ke rumah. "Semoga bisa segera pulang ke rumah," harap Maskur. (qom/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Jumat, 17 Mei 2019 00:26 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RAMADHAN memang penuh segalanya secara apik, termasuk berderet karunia dengan segenap undangan berbuka puasa secara bersama-sama. Ini sangat fenomenal bagi saya yang sejak semula berpuasa bukan untuk meminimalisir perbelanjaan...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...