Rabu, 17 Juli 2019 12:38

Bentuk Tim Khusus, Dinkes Lamongan Pantau Asupan Gizi Wanita Berbobot 2 Kuintal

Kamis, 21 Maret 2019 17:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Bentuk Tim Khusus, Dinkes Lamongan Pantau Asupan Gizi Wanita Berbobot 2 Kuintal
Kondisi Nurhidayati saat dibawa ke RSUD dr Soegiri Lamongan karena sesak nafas, beberapa waktu lalu.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan membentuk tim setelah melihat kondisi Nurhidayati (31), warga Desa Kebalandono Kecamatan Babat, Lamongan, yang memiliki bobot 2 kuintal. Wanita itu kini sedang menjalani perawatan di RSUD dr Soegiri Lamongan.

"Sekembalinya dari rumah sakit, khususnya gizi, asupan kalorinya, serta komposisinya, akan kami pantau," ujar Taufik Hidayat Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan kepada wartawan Kamis (21/3).

Kini Nurhidayati harus menjalani perawatan di rumah sakit terlebih dahulu agar sehat. Meski begitu, pola makan Nurhidayati diatur dengan mengurangi karbohidrat dan tidak makan yang manis-manis.

"Tetap mengatur pola makan dengan mengurangi karbohidrat dan juga mengurangi yang manis-manis, serta menambah porsi sayur dan buah," saran Taufik.

Nurhidayati sendiri dilarikan ke RSUD dr Soegiri Lamongan karena mengalami gangguan pernapasan selama 3 hari. Untuk membawanya ke rumah sakit, keluarga terpaksa menjebol pintu rumah agar ibu satu anak itu bisa keluar dari kamar.

Sebelumnya, Nurhidayati pernah mengalami pembengkakan kaki sebelum sesak nafas dan obesitas. Suaminya, Maskur (40), mengaku kondisi istrinya kian gemuk sejak setahun terakhir. Sedangkan pembengkakan kaki dialaminya sejak 6 bulan lalu.

"Itu pun sakit di kakinya dirasakan hanya satu minggu. Istri saya pun kembali beraktivitas. Saat dirasakan sakit, kakinya ternyata bengkak. Itu dirasakan 6 bulan lalu. Saat itu hanya disuntik terus sembuh," kata Maskur

Pola makan Nurhidayati, terang Maskur, memang tidak terkendali. Ibu satu anak itu mampu makan 3-4 kali dalam sehari. "Selain itu istri saya juga senang makan gorengan dan minum es," ungkap Maskur.

Saat ini, berat badan Nurhidayati hampir 2 kwintal atau 200 kg. "Dulu pernah timbang badan yang memang segitu (hampir 200 kg, red)," ujarnya.

Kini Maskur berharap istrinya yang dirawat di ruang ICU RSUD dr Soegiri bisa segera pulang ke rumah. "Semoga bisa segera pulang ke rumah," harap Maskur. (qom/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...