Minggu, 20 Oktober 2019 14:21

SMPN 1 Domas Menganti Ambruk

Rabu, 13 Maret 2019 11:25 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
SMPN 1 Domas Menganti Ambruk
Seorang guru memandangi kondisi bangunan SMPN 1 Domas Menganti setelah ambruk. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sekolah ambruk karena ditengarai bangunan sudah lapuk dimakan usia kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Rabu (13/3), Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Domas di Kecamatan Menganti ambruk.

Peristiwa ini menambah daftar panjang sekolah ambruk di Kabupaten Gresik. Sebelumnya, SMPN 2 Kebomas, SMPN 1 Bungah, SDN Sudomoro dan sejumlah sekolah lain lebih dulu mengalami hal serupa.

Adi Widodo (50), Wakil Ketua (Waka) Urusan Sarana dan Prasarana (Sarpras) SMPN 1 Domas kepada wartawan menyatakan, ada 3 kelas yang ambruk. Yaitu, ruang kelas 7B, 7C, dan 7D. Tiga ruangan itu selama ini kondisinya memang memprihatinkan dan tak layak untuk digunakan proses belajar mengajar.

"Alhamdulillah, saat kejadian tak ada korban. Semua siswa telah kita pindahkan," katanya.

Ambruknya tiga ruang kelas, lanjut Adi Widodo, telah dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik. "Kondisi sejumlah ruang kelas di SMPN 1 Domas yang tak layak pakai sudah berkali-kali dilaporkan ke Dispendik agar dilakukan perbaikan. Namun, hingga sekarang belum terwujud," ungkapnya.

"Pada 2018, pihak Dispendik pernah menjanjikan anggaran untuk perbaikan cair, namun gagal lelang. Dan, tahun 2019 ini Dispendik kembali berjanji akan memperbaikinya," paparnya.

Sementara ini, Adi Widodo menambahkan, siswa yang ruang kelasnya ambruk diungsikan di ruang Aula dan ruang Laboratorium Fisika. Ia mengatakan jumlah siswa di SMPN 1 Domas cukup banyak, yakni 940 siswa. "Dari 940 siswa kami bagi menjadi 29 kelas," pungkasnya.

Terkait kejadian ini, Ketua Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda melontarkan kritik keras kepada Pemkab. Menurutnya, hingga tahun 2018 tercatat masih ada ribuan ruang dan gedung sekolah di Kabupaten Gresik yang kondisinya memprihatinkan.

"Ada sebanyak 390 gedung sekolah rusak parah (berat), 530 rusak sedang, 1.010 rusak ringan. Ribuan ruang kelas dan gedung sekolah yang rusak baru sekian persen tersentuh perbaikan oleh Dinas Pendidikan," katanya. (hud/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...