Sepeda motor beserta sarung pelaku dan kayu untuk perang sarung yang diamankan petugas dari Polsek Cerme. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polsek Cerme menggagalkan aksi perang sarung di depan Perum Patra Raya, Jalan Raya Dusun Karangan, Desa Kambingan, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Pembubaran dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat melalui call center 110.
Puluhan remaja terlibat aksi saling serang menggunakan sarung yang dimodifikasi menyerupai pecut sehingga membahayakan keselamatan. Petugas mengamankan 2 pelajar berinisial MSM dan DNS beserta barang bukti berupa sarung, kayu balok, serta satu unit sepeda motor.
Mereka dibawa ke Mapolsek Cerme untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, menyatakan dirinya memimpin langsung pembubaran.
“Kami bergerak cepat saat mendapati kerumunan yang melakukan penyerangan. Meski banyak yang melarikan diri, petugas berhasil mengamankan dua remaja di lokasi beserta kendaraan yang tertinggal,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).
“Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Aerox dan sarung warna coklat yang telah dimodifikasi,” imbuhnya
Polsek Cerme kemudian berkoordinasi dengan perangkat desa, memanggil orang tua serta pihak sekolah, dan memberikan pembinaan.
“Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar aksi serupa tidak kembali terjadi, khususnya selama bulan Ramadan yang rawan aksi kenakalan remaja,” kata Taufan.
Masyarakat diimbau segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui hotline Lapor Cak Rama di WhatsApp 0811-8800-2006 atau Call Center Polri 110. (hud/mar)














